KominfoKP News- Kulon Progo, Pendidikan adalah hak setiap anak. Tidak boleh lagi ada cerita tentang anak-anak hebat yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Berangkat dari semangat inilah, Pemkab Kulon Progo bersama Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian PU terus mengebut pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlokasi di Gulurejo, Lendah. Pada Rabu (15/5).
Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, turun langsung memastikan setiap susunan bata di proyek ini dibangun dengan dedikasi dan harapan.Ini bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan monumen harapan baru untuk masa depan anak-anak kita.
Berikut fakta menarik dari Sekolah Rakyat (SR) kebanggaan kita ini:
* Terbesar di DIY: Akan menampung hingga 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
* Progres Cepat & Aman: Pembangunan sudah mencapai 45% dengan penerapan standar keselamatan pekerja (K3) yang sangat ketat. Tanpa kendala berarti!
* Target Operasi: Diharapkan sudah bisa menyambut senyum anak-anak pada tahun ajaran baru di bulan Juli mendatang.
“Harapan dari berdirinya sekolah ini adalah wujud nyata peran serta pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah. Ini cara kita memotong mata rantai kemiskinan,” ujar Ambar Purwoko.
Apresiasi terbesar juga untuk seluruh pekerja di lapangan dan tim Dinsos PPPA Kulon Progo yang bekerja keras siang dan malam dengan aman demi mengejar target selesainya sekolah ini.
Mari kita kawal dan doakan bersama agar pembangunan ini berjalan lancar. Karena setiap anak berhak merajut mimpi setinggi-tingginya!