Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Peringatan Hari Aids Sedunia

Admin Web OPD
Berita
15 Desember 2025 15:37:42

Image Berita


KominfoKP News- Kulon Progo, Kasus HIV/AIDS di Kulon Progo per tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko menegaskan, di aula Adikarto, Senin (15/12), "Pemerintah Kabupaten Kulon Progo optimis dapat mencapai target eliminasi HIV/AIDS pada tahun 2030 utamanya dengan peingkatan upaya pencegahan sejak dini."

 

Sebelumnya, Ambar mengaku prihatin dengan masih adanya temuan kasus baru HIV/AIDS di Kulon Progo."Kami itu tidak menyangka bahwa di Kulon Progo, masih ada yang terjangkit penyakit HIV," ungkapnya.

 

Dengan masih munculnya kasus baru, Wabup mendorong penanggulangan HIV/AIDS di Kulon Progo untuk terus ditingkatkan, utamanya dengan upaya pencegahan dini melalui peran aktif dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kulon Progo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo.

 

"Tugas mengurus penanggulangan penyakit ini tidak mudah. Oleh karena itu, langkah pencegahan dan minimalisasi penularan harus dimulai dari unit terkecil masyarakat. Marilah mulai dari keluarga dengan imbauan akan adanya bahayanya, risikonya mengenai penyakit HIV," ujar Ambar.

 

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas peran Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kulon Progo dan Dinas Kesehatan yang telah bekerja keras dalam penanggulangan HIV/AIDS selama beberapa tahun kebelakang.

 

Wabup juga menyambut baik kehadiran pelajar dalam acara ini. Pelajar menurutnya, bisa turut ambil bagian dalam penanggulangan HIV/AIDS dengan menjadi agen edukasi untuk memberikan gambaran bahaya HIV dilingkungannya.

 

Selain itu, Ambar juga mendorong sosialiasai bahaya HIV/AIDS untuk terus ditingkatkan, baik melalui media himbauan maupun melalui peran komunitas dan organisasi kemasyarakatan, sehingga semakin banyak orang tahu bahaya HIV/AIDS sekaligus paham bagaimana pencegahannya.

 

"Kami memohon Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, dan rumah sakit lainnya. Kalau bisa di setiap pintu masuknya nanti ditambahi stiker, atau lainnya, ditempel di tempat yang agak besar supaya orang bisa membaca atau melihat bahayanya penyakit HIV atau AIDS," ucapnya.

 

Sementara itu, Sekretaris KPAD, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kulon Progo, Arif Mustofa, mengungkapkan bahwa terjadi penurunan penemuan kasus baru HIV pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Pada tahun 2025, ditemukan 25 kasus baru dan pada tahun 2024, ditemukan 49 kasus. Sementara Secara kumulatif, kasus HIV di Kulon Progo mencapai sekitar 290 kasus. Meskipun penemuan kasus baru menurun, namun penanganan penyakit ini masih menemui berbagai tantangan.

 

"Kematian masih agak tinggi, bisa jadi karena penanganan terlambat. Sehingga perlu sosialisasi, gimana skrining dilakukan di awal. Kalau sekarang dengan CKG sebenarnya bisa menemukan HIV di awal fase atau stadium," ucap Arif.

 

Menurut Arif, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana memastikan penderita menjalani pengobatan rutin dan tidak berhenti, sehingga risiko kematian bisa dicegah.

 

Untuk mendukung target eliminasi HIV pada tahun 2030 yaitu Tiga Nol (Three Zeros) yaitu Zero Kematian, Zero Stigma dan Zero Kasus Baru, pemerintah akan mendorong upaya pencegahan yang ditekankan pada skrining dini, khususnya bagi ibu hamil agar penularan ke anak dapat dicegah. Selain itu, penularan dari Orang Dengan HIV (ODHIV) dapat dikendalikan melalui pemeriksaan viral load untuk mengecek jumlah virus dalam tubuh. 

 

"Semakin rendah jumlah virus, semakin kecil peluang penularannya. Namun, pemeriksaan viral load masih terkendala kuota terbatas dan harus dilakukan di RS Sardjito," ujar Arif.

 

Selain itu untuk mereduksi stigma, pemerintah akan menggalakkan sosialisasi secara masif, melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam KPA, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Sosial. Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan target 'Tiga Nol" eliminasi HIV di tahun 2030, optimis dapat tercapai.

 

Rangkaian peringatan hari HIV Aids Dunia ini telah dimulai pada bulan Oktober dengan beberapa kegiatan antara lain lomba poster dan video yang dimulai pada tanggal 25 November sampai dengan 20 Desember yang diikuti oleh 71 peserta SMP.

 

Kemudian video diikuti oleh 11 tim dari Sekolah Menengah Atas. Podcast untuk kegiatan Kesadaran Masyarakat dengan narasumber Bapak Wakil Bupati dan Kepala Dinas Kominfo yang dilaksanakan pada 26 November 2025, Kegiatan pentas wayang wisata di SMK Ma'arif I serta penggalangan dana untuk ODHIV.

Source: Media Center Kulon Progo

WhatsApp Chat