Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Pemkab Kulon Progo, Rajut Silaturahmi dan Panti Asuhan

Admin Web OPD
Berita
27 Maret 2026 07:46:00

Image Berita


KominfoKP News- Kulon Progo, Suasana hangat dan penuh kekhidmatan mewarnai kegiatan halal bihalal Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang digelar pada Kamis (26/3/2026). Bupati Kulon Progo R. Agung Setyawan bersama Wakil Bupati Ambar Purwoko, Ketua DPRD Aris Syarifudin, serta jajaran Forkopimda melaksanakan safari silaturahmi ke empat lokasi, yakni Pondok Pesantren Imam Syafi’i Pengasih, Panti Asuhan Muhammadiyah Sentolo, Pondok Pesantren An Nadwah Bendungan, dan Pondok Pesantren Al Hidayah Karangwuluh Temon.

 

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan para santri dan pengasuh pesantren sebagai pilar pembentukan karakter generasi muda. Kehadiran rombongan disambut hangat dengan senyum tulus, mencerminkan ikatan batin yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

 

Dalam setiap kesempatan, Bupati Agung menyampaikan rasa syukur sekaligus permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. “Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan dalam kita menjalin pertalian silaturahmi serta hubungan mu’amalah bermasyarakat di Kulon Progo,” tuturnya dengan penuh ketulusan.

 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda. Ia menyebut pesantren sebagai laboratorium moral yang berkontribusi besar terhadap masa depan daerah. “Pemerintah tahu persis dan sangat berterima kasih atas keberadaan pondok pesantren karena peran mereka dalam pembentukan karakter anak adalah sesuatu yang sangat vital,” tegasnya.

 

Bupati juga mengingatkan pentingnya ketahanan nilai di tengah derasnya arus informasi global. Menurutnya, pendidikan karakter yang kuat di lingkungan pesantren menjadi benteng utama bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh hal negatif. “Pendidikan karakter ini menjadi penting karena sekarang jendela informasi sudah sangat kuat menggempur kita, baik paparan yang membangun maupun yang bersifat negatif,” ujarnya.

 

Selain pembentukan akhlak, aspek kemandirian ekonomi turut menjadi perhatian. Bupati berharap para santri tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga mampu mandiri secara finansial di masa depan. “Unsur kemandirian ini penting karena di era sekarang ini pintar saja tidak cukup, akan jauh lebih baik jika pintar, taat, dan saleh,” imbuhnya.

 

Kisah inspiratif turut disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Imam Syafi’i, Hadi Dalijan, yang menggambarkan keberagaman santri dari berbagai daerah di Indonesia. “Santri kita berjumlah 135 anak, ada yang dari Papua, NTT, hingga Aceh, sementara penduduk asli Kulon Progo sendiri sekitar 40 persen,” jelasnya.

 

Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati Ambar Purwoko menyampaikan pesan mendalam tentang makna silaturahmi. Ia menilai kegiatan halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, melainkan ikhtiar untuk meraih keberkahan bersama. “Acara ini bukan hanya sekadar bertatap muka saja, melainkan upaya kita untuk memperpanjang umur dan membuka pintu rezeki bagi kita semua,” pungkas Ambar.

 

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Kulon Progo juga menyerahkan tali asih berupa bingkisan Lebaran kepada para santri dan pengasuh. Bantuan tersebut tidak hanya menjadi simbol perhatian, tetapi juga wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung lembaga pendidikan berbasis keagamaan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan menuju Kulon Progo yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur.(TT/RZ)

Source: Media Center Kulon Progo

WhatsApp Chat