KominfoKP News- Kulon Progo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menyelenggarakan program inovatif bertajuk Kesbangpol Goes to School di SMP Negeri 4 Sentolo, Senin (20/4/2026) pagi. Kegiatan ini jadi langkah preventif dalam membentengi pelajar di Kulon Progo dari pengaruh negatif, sekaligus mencetak generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air.
Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan unsur pimpinan daerah, kepolisian, hingga satuan tugas khusus. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, Kasatgaswil DIY Densus 88 Anti Teror Polri AKBP Johanes Budi Moses Harahap, Sekda Kulon Progo Triyono dan perangkat daerah terkait.
Dalam pelaksanaannya, siswa di SMP N 4 Sentolo mendapat pembinaan langsung dari Wakil Bupati Kulon Progo, Kapolres Kulon Progo hingga Kasatgaswil DIY Densus 88 Anti Teror Polri terkait pentingnya menjaga diri dari lingkungan negatif. Para siswa diharapkan dapat memilih dan memilah lingkaran pergaulan yang bermanfaat untuk masa depan.
Di samping itu juga mengimbau para siswa agar tidak terpapar paham-paham negatif seperti radikalisme yang dapat membawa dampak buruk bagi siswa itu sendiri maupun masyarakat sekitar.
Kepala Kesbangpol Kulon Progo, Pratiwi Ngasaratun, menjelaskan program ini bertujuan untuk menyapa langsung generasi muda di sekolah-sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA sederajat, guna menanamkan nilai-nilai Pancasila.
Selain itu pihaknya juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan yang terinternalisasi dalam jiwa setiap siswa serta mengingatkan pemanfaatan teknologi informasi dan gadget yang memiliki dua sisi agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami berharap para pimpinan menyampaikan pesan-pesan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, untuk mempunyai value atau nilai-nilai Pancasila di dalam diri setiap siswa dan juga untuk mengingatkan para siswa bahwa teknologi informasi, gadget itu di samping memiliki dampak yang positif juga ada hal-hal yang perlu diwaspadai, seperti misalnya radikalisme yang sekarang ini menyasar generasi muda melalui hal-hal yang familiar dengan generasi muda yaitu gadget, melalui games, melalui media sosial," terangnya.
"Intinya seperti itu, Kita mengingatkan kembali anak-anak Kita yang ada di Kabupaten Kulon Progo untuk tetap setia kepada Pancasila, kepada undang-undang dasar, kepada NKRI dan juga untuk memiliki wawasan kebangsaan yang eh terinternalisasi di dalam jiwa setiap siswa," ujarnya.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, dalam arahannya menekankan pentingnya edukasi perilaku sejak dini. Menurutnya, siswa harus diarahkan agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan masa depan bangsa.
"Tentunya Kami dari pemerintah memberikan pengarahan edukasi terhadap perilaku dan ke depan siswa itu harus bagaimana, seorang siswa harus menjadi orang-orang yang bermanfaat," ucapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat menegaskan pihaknya fokus pada pembinaan berkelanjutan. "Kami melakukan pembinaan sejak dini, mulai dari SMP hingga SMA. Tujuannya jelas, yakni mencegah anak-anak kita terlibat dalam kejahatan jalanan maupun bentuk tindak kriminalitas lainnya," ujar Kapolres.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala SMPN 4 Sentolo, Rini Siswanti, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas program tersebut. (JRD)