Pemkab Kulon Progo bersama BPDASHL Serayu Opak Progo Lakukan Persiapan Penghijauan di Selatan YIA

Pemerintahan Kabupaten Kulon Progo menggelar rapat mengenai pembangunan sabuk hijau (Green Belt) di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) untuk mitigasi bahaya tsunami. Rapat membahas tentang persiapan penanaman penghijauan di Selatan YIA bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Badan  Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Serayu Opak Progo. Di Bale Agung kompleks Pemkab Kulon Progo. Selasa (10/9/2019).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo Ir. RM.Astungkoro, M.Hum mengatakan rapat kali ini, membahas tentang persiapan penanaman tanaman di selatan YIA. “Rapat ini bertujuan untuk tindak lanjut merehabilitasi kawasan khusus Bandara International Yogyakarta, adanya rehabilitisasi kawasan khusus Bandara Yogyakarta International Airport ini bertujuan untuk mencegah bencana terutama tsunami di Selatan YIA,” jelasnya

Sementara, Kepala BPDASHL Serayu Opak Progo Sri Handayaningsih mengatakan  menurut data Badan  Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL), akan melakukan penghijauan seluas 50 hektar yang terdiri atas 10 Ha tanaman pandan, 30 Ha tanaman cemara udang dan 10 Ha tanaman nyamplung, ketapang dan keben. Penanaman tanaman akan dilakukan pada saat pertengahan musim hujan yaitu pada bulan Oktober hingga Desember.

            “Khusus untuk penghijauan, penananaman memang koordinator penanggung jawabnya ada di kami, sehingga kami menghimbau apabila nanti siapapun yang melaksanakan kegiatan penghijauan di kawasan YIA mohon bisa melaporkan atau berkoordinasi dengan kami agar ada sinkronisasi”, kata Sri Handayaningsih

            Terdapat berbagai pendekatan penanaman yang akan dilaksanakan, diantaranya pemilihan jenis tanaman, pola tanaman, dan rekayasa media tanam. Diharapkan dengan adanya pendekatan penanaman ini dapat membantu pemilihan tanamanan yang tepat. MC Kulon Progo/ajeng/luthfi/hry


Related Articles