Sibaku Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah di Kulon Progo

Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat telah menyebabkan perubahan kegiatan kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Teknologi informasi yang semakin maju serta informasi yang semakin cepat sehingga dapat diakses secara real time sehingga mendorong pemerintahan yang terbuka (open government).

Kabupaten Kulon Progo dalam mendukung Kota Pintar atau Smart City meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Bank Sampah (Sibaku) yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo bekerja sama bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo. Sibaku telah diluncurkan Agustus 2019 lalu dapat diakses di web DLH Kulon Progo.   

Programmer Dinas Kominfo Kulon Progo Anita Angguntari, mengatakan Sibaku hadir sebagai aplikasi yang bertujuan memberikan informasi mengenai bank sampah khususnya yang terdapat di Kabupaten Kulon Progo dan memudahkan dalam proses pengeloaan sampah mulai dari pecatatan hingga laporan yang dibutuhkan.

“Manfaat aplikasi Sibaku adalah dapat mengurangi sampah disekitar kita dengan cara menabung, dengan sistem tabungan sampah dapat mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Tentunya sampah tersebut dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih berguna untuk masyarakat,” jelasnya.

Anita Angguntari menambahkan pemanfaatan Sibaku berdampak pada masyarakat untuk  lebih aktif dan produktif dalam mengelola sampah serta dapat menambah penghasilan masyarkat.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pelestarian Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas DLH Kulon Progo Rita Kusmiyati, S.Si mengatakan “Sebagai upaya mengenalkan aplikasi Sibaku kepada masyarakat, Kami menyelenggarakan sosialisasi tahap I dengan peserta dari pengurus bank sampah, pada sosialisasi Tahap I ini, diundang 25 dari 73 Bank Sampah se-Kulon Progo,” kata Rita.

Rita menambahkan optimalisasi penggunaan aplikasi Sibaku akan berdampak minimal pada tiga hal yakni mengubah sampah menjadi produk yang lebih berguna, membangun lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat serta bertambahnya penghasilan masyarakat.

Cara kerjanya Sibaku, pertama nasabah mendaftarkan pada admin bank sampah terdekat kemudian mendapatkan username dan password, lalu nasabah menyetorkan sampah dan bank admin bank sampah melakukan menginputkan data tersebut menggunakan sistem ini, perhitungan saldo nasabah akan secara otomatis dihitung oleh sistem.

Keunggulannya dalam pencatatannya tidak perlu menggunakan buku tabungan lagi karena sudah digantikan dengan sibaku dan nasabah dapat mengecek saldo tabungan kapanpun dan dimanapun.

Harapan Sibaku ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadikan kota yang bersih dengan penglolaan sampah yang baik. MC Kulon Progo/hry.


Related Articles