Optimalkan SID : Pengelolaan konten SID di Tuntut Atraktif dan inovatif

Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo melalui bidang Aplikasi informatika (Aptika) menyelenggarakan Sosialisasi pembuatan konten Sistem Informasi Desa (SID) yang atraktif dan inovatif di ruang Binangun IV, kompleks Pemkab Kulon Progo, Jumat (16/8/2019). Dihadiri perwakilan 45 Desa di Kulon Progo. Sosialiasi untuk meningkatkan konten website desa yang menarik, atraktif dan inovatif, sehingga mendatangkan visit yang banyak.

Menghadirkan dua narasumber dari Jejaring open SID Yogyakarta Hermindya Wisnuadji dan Kepala Seksi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (Kasi PIKP) Dinas Kominfo Kulon Progo Ir.Heri Budisantosa.

Kepala Bidang Aplikasi Teknologi Informatika (Kabid Aptika) Sutarman,S.STP, M.Eng., mengatakan target SID ini dapat dioptimalkan artinya dari Provinsi sudah membantu bandwidth untuk seluruh desa, diharapkan akhir tahun ini dapat terlaksana.

“Pada tahap pertama sudah ada 20 Desa diberikan bandwidth namun  setelah dievaluasi belum di optimalkan oleh desa tersebut. Kemudian tahun ini ada penambahan 60 Desa sehingga total 80 desa yang dianggrakan oleh dana keistimewaan,”

Artinya fasilitas sudah diberikan semua dari aplikasi sudah free, SID free, hosting free, bandwidth internet juga free. Kedepan akan kita ada evaluasi mana saja desa yang aktif dan kurang aktif. Jadi secara bertahap dan berkala setiap tiga bulan atau rapotan. Kinerja, sejauh mana implementasi SID tersebut.

Dalam sambutannya Drs. Rudiyatno, M.M Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo mengatakan ini merupakan momentum untuk belajar denga  pengelola TI di Instansi pada perangkat daerah. Berharap pengelola SID ini sebagai motor pengerak perubahan. Sehingga posisi pengelola SID ini sangat penting didukung dengan SDM dari generasi muda.

“Di era digital ini, pelaksanaan implementasi TI di Desa untuk mendorong perubahan. Kali ini sudah masuk pada layanan – layanan pengisisan konten pada website dari aspek teknisnya serta penekanan pada penulisan berita dan penyajian foto dan lainya,” kata Rudi.

Rudiyatno menambahkan penggunaan aplikasi untuk mulai meningkatkan kinerja dalam bidang informasi untuk masyarakat atau publik yang lebih luas. Untuk era sekarang harus mengikuti alur sistem penggunaan TI untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berharap pemanfaatan website Desa ini untuk meningkatkan kinerja serta pengelolaan website Desa, agar penyajian konten menarik serta informasi dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Heri Budisantosa Kasi PIKP dalam materinya menyampaikan website Desa sebagai salah satu media pelayanan publik. Untuk pelayanan publik meliputi pelayanan administrasi, pengelolaan pengaduan masyarakat, pengelolaan informasi dan penyuluhan kepada masyarakat. SID mendukung fungsi dan tugas kantor desa, termasuk administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan, pengelolaan aset, anggran dan lainnya. MC Kulon Progo/hry


Related Articles