60 Desa di Kulon Progo Siap Terhubung Jaringan Internet

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo mengadakan Sosialisasi pembangunan jaringan internet Desa dilaksanakan di ruang Sermo kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (13/8/2019). Dihadiri 60 desa se-Kabupaten Kulon Progo.

Harapannya 60 desa di Kulon Progo mendapatkan bantuan internet Desa dari Diskominfo DIY pada tahap ke dua. Sehingga pada tahun ini seluruh desa terhubung dengan internet dengan sumber dari Dana Keistimewaan DIY (Danais) melalui program program ekosistem kultural berbasis digital.

Kepala bidang (kabid) Aplikasi Teknologi Informatika (Aptika) Sutarman S.S.T.P., M.Eng mengatakan untuk 60 Desa diharapkan siap menerima perangkat untuk internet Desa, kemudian konten yang sudah di inisiasi atau dirintis dengan Sistem Informasi Desa (SID) dapat diserahkan.

“Jadi internet dari danais ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik. Dan Desa dapat memberikan izin selama empat bulan kepada tenaga teknisi yang akan membangun jaringan internet di desa,” jelasnya.  

Sutarman menambahkan pengembangkan SID mampu memberikan layanan desa berbasis elektronik sehingga memudahkan masyarakat dapat mengakses untuk pengembangan ekonomi di masyarakat.

Sementara itu, Drs. Rudiyatno, M.M., Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo mengatakan harapanya di akhir tahun ini dapat terbantu fasilitas dari Provinsi. Sejalan dengan kebijakan di Kulon Progo, termasuk Kabupaten/kota yang melakasanakan program Smart City. Salah satu aplikasi yang sudah diluncurkan untuk memudahkan layanan kepada masyarakat diantaranya Bumilku, Bela beliKu yang dalam proses finalisasi dan Perizinanku.

“Pembangunan jaringan internet desa ini agar pelaksanaan meningkatkan kualitas dan kapasitas website aplikasi di desa lebih lancar, sehingga pembangunan jaringan internet Desa setelah disatukan dalam dengan satu platform layanan dijamin kelancarannya,” kata Rudi.  

Dalam pemaparannya Kepala Bidang Layanan Teknologi Informatikka DIY Sugeng Wahyu, S.Pd, M.Eng menjelaskan kami ingin ekosistem Desa digital di DIY ikut mersakan adanya program berbasis digital, sehingga dibutuhkan insfrastuktur yang bagus. Dana Keistimewaan ini dapat dinikmati semua orang. Sehingga Internet akan menjadi pemantik.

Terkait pembangunan internet ini diharapkan di pemerintah Desa yang sekarang ini ada SID, dapat menjadi sistem informasi dipemertintah Desa. Sehingga sistem keterbukaan informasi desa semakin baik. Agar dapat mendukung ekonomi di desa serta mendapatkan income atau hasil dengan internet gratis yang di buat pemerintah desa. Dalam keterbukaan informasi website desa diharapkan mampu menjadi indikator untuk Desa. MC Kulon Progo/hry


Related Articles