Wakil Bupati Kulon Progo : Ada Hasil Nyata MoU dengan PT. Getaran Pitu Sinergi (7Vibes Indonesia)

Getaran Pitu Sinergi (7Vibes Indonesia) bersama Pemkab Kulon Progo menandatangani nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dalam rangka membangun sinergi kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama PT. Getaran Pitu Sinergi (7Vibes Indonesia) Muh. Gamassy Kashmir, Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo, Senin (8/7/2019), di Ruang Menoreh Kompleks Pemkab Kulon Progo. Disaksikan Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Ir. Bambang Tri Budi Harsono, M.M., dan kepala OPD. Acara dilanjutkan potong tumpeng sekaligus merayakan HUT PT. Getaran Pitu Sinergi (7Vibes Indonesia) ke dua tahun.

Penandatanganan ini terkait dengan kerja sama dalam bidang penyediaan, pemanfaatan dan pengembangan informasi publik berupa penyebarluasan atau diseminasi informasi di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Berupa pemasaran digital melalui The Regencies Magazine.

Direktur Utama 7Vibes Indonesia Muh. Gamassy Kashmir mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan kebanggaan PT. Getaran Pitu Sinergi (7Vibes Indonesia) bekerjasama dengan Pemkab Kulon Progo.

“Mudah – mudahhan menjadi awal yang baik untuk kerja sama ini untuk mempromosikan dari sisi pariwisata di Kulon Progo,” kata Gamassy

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo mengungkapkan Pemkab Kulon Progo menyambut baik MoU kerja sama, ini merupakan kebulatan tekat bersama Pemkab dengan PT. Getaran Pitu Sinergi untuk bersama – sama memajukan wilayah di Kulon Progo.

“Pemkab melalui Dinas Kominfo Kulon Progo sedang semangat – semangatnya menerapkan smart citiy, karena membidangai Teknologi informasi (TI). Kulon Progo memiliki banyak potensi, yang perlu diketahui publik, baik Nasional dan Internasional.  Harapanya potensi yang ada di Kulon Progo seperti wisata maupun potensi lainnya dapat diketahui publik. Sehingga orang banyak datang ke Kulon Progo dengan berbagai tujuan wisata atau berinvestasi, tentu sangat diharapkan sehingga ada action dan hasil yang real dari kerja sama tersebut,” kata Sutedjo.

Wakil Bupati Kulon Progo menambahkan kami tidak ingin Mou Ini hanya sekedar seremonial penandatanganan MoU saja, berharap kerja sama dengan jangka waktu dua tahun ada hasil nyata yang telah dibuat dan dapat direalisasikan. Jangan sampai MoU ini disalah gunakan untuk kredit di bank.

Pemkab segala sesuatu berdasarkan hukum, MoU sesuai Peraturan Pemerintah No. 40 harus ditindak lanjuti, dengan perjanjian kerja sama yang nanti lebih detailnya ada hak dan kewajiban kerja sama tersebut. MC Kulon Progo/Hry.

 

 

 


Related Articles