Gapoktan Makmur Sejahtera Maju lima Besar Lomba Gapoktan Tingkat Nasional 2019

Tim verifikasi lomba Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) tingkat Nasional tahun 2019 dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) Kementerian Pertanian melakukan verifikasi terhadap Gapoktan berprestasi di Gapoktan Makmur Sejahtera Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo. Senin (1/7/2019). Gapoktan Makmur Sejahtera mewakili Provinsi DIY berhasil masuk lima besar.

Verifikasi Lomba dihadiri dari Dinas Pertanian dan Pangan DIY, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo Ir. Muhammad Aris Nugroho, MMA, Muspika Kecamatan Sentolo dan Kepala Desa Tuksono.

Dalam sambutannya Kepala dinas Pertanian dan Pangan Muhammad Aris Nugroho  menyampaikan terima kasih atas kepercayaan tim verifikasi lomba yang telah berkenan melakukan verifikasi kepada  Gapoktan Makmur Sejahtera.

“Gapoktan Makmur Sejahtera masuk lima besar tingkat nasional, Gapoktan ini memiliki banyak kelebihan antara lain memiliki unit usaha yang sudah mensuplai beras untuk Pegawai Negri Swasta (PNS) di Kulon Progo, dan e-warung. Serta unit usaha simpan pinjam yang sangat dirasakan keberadaan Gapoktan tersebut,” jelasnya.

Muhammad Aris Nugroho  menambahkan Gapoktan Makmur Sejahtera Desa Tuksono mulai mengembangkan usaha, pada 2008 dengan memiliki modal 100 juta dan sekarang sudah berkembang menjadi 700 juta.

Setelah melakukan diskusi dan wawancara di sekertariat Gapoktan, tim veritivikasi akan melanjutkan meninjau lokasi dari masing – masing usaha, diantaranya unit usaha produksi pengemasan beras, penggilingan beras dan tempat pengovenan gabah.

Sementara itu, Tim Veritivikasi  lomba diwakili Ir. Rusli Atmaja mengatakan suatu hal yang sangat berharga untuk kami, saat di lapangan jarang menemukan hal – hal yang terjadi dilapangan.

“Dalam rangka mencari juara adalah proses berjenjang, mulai diusulkan tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Kami dari pusat untuk veritivikasi lanjutan, sehingga bahan yang di temukan di lapangan menjadi bahan pertimbangan untuk laporan kepada Pimpinan,” ungkap Rusli.

Rusli Atmaja menambahakan Gapoktan Makmur Sejahtera masuk lima besar mewakili DIY untuk bersaing dengan Gapoktan di Provinsi lain diantaranya dari Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Sulawesi Barat dan Jawa Tengah.

“Kami tidak berani menentukan siapa juara, kami hanya mencoba berargumen kepada pimpinan, karena masih ada daerah lain untuk pembanding. Berharap walau tidak menjadi juara jangan menjadi putus semangat, justru ini menjadi pemicu semangat untuk anggota Gapoktan, pendamping, penyuluh dan Instansi terkait,” pungkas Rusli. (MC Kulon Progo/Hry)


Related Articles