PENERAPAN FINGERPRINT AWAL APRIL 2019

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan memberlakukan absensi sidik jari atau fingerprint seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada April 2019. Program tersebut untuk mendisiplinkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui absensi sidik jari dalam rangka peningkatan disiplin dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan pelayanan masyarakat. Rabu (20/3/2019). Penerapkan absensi secara digital fingerprint di Dinas Kominfo Kulon Progo dalam tahap input data.

Ditemui di kantornya Sekretaris Dinas Kominfo Kulon Progo Heri Darmawan, A.P., M.M., mengatakan ujicoba absensi sidik jari di Dinas Kominfo Kulon Progo belum dimulai.

“Kesiapan Kominfo dalam beberapa hari ini ditargetkan untuk menyelesaikan input identitas para ASN misal sidik jari, scan wajah. Sehingga untuk tahapan proses berikutnya nanti sesuai arahan dari BKPP, kemungkinan besar akan diterapkan segera mungkin, diawal April 2019,” jelasnya.  

Heri Darmawan menjelaskan adanya absensi sidik jari untuk setiap pegawai agar termonitor tingkat kedisiplinan para ASN, sampai dimana kedisiplinannya. Sehingga ini nanti akan menjadi salah satu bagian untuk mengukur kinerja setiap ASN yang bersangkutan dan kedisiplinan.

Untuk abseni manual yang selama ini dipergunakan masih perlu dikaji, karena aturannya kewenangan menunggu kebijakan dari Bupati. Karena untuk absen sidik jari nantinya akan terkoneksi dengan dengan Sistem informasi Aparatur Sipil Negara (Simasneg).

Selain itu Sekretaris Dinas Kominfo menambahkan untuk penerapan absensi sidik jari berkaitan juga dengan pemberian Tunjangan Pengashilan Pegawai (TPP). Karena merupakan salah satu komponennya adalah absensi. Sehingga alat tersebut menjadi indikator absensi jam kerja ASN menjadi terukur. Dengan syarat ketentuan batas jam kerja menurut undang – undang dan peraturan pemerintah.

Dinas Kominfo Kulon Progo selaku OPD yang membackup atas jalannya program kebijakan ini, akan terus membantu dan bersinergi dengan OPD lain. Meskipun berkenaan dengan kepegawaian dengan BKPP.

Harapanya dengan adanya fingerprint ini disiplin ASN meningkat, budaya kerja membaik, ASN sudah semakin profesional mestinya tidak ada lagi ASN asal – asalan berangkat seenaknya sendiri dan tidak disiplin. Serta yang lebih substansial adalah kinerja meningkat, pelayanan masyarakat meningkat, mendorong ASN untuk lebih baik dalam bekerja.



Related Articles