PEMKAB KULON PROGO TERAPKAN APLIKASI PERSURATAN SIMAYA

Dinas Kominfo Kulon Progo menggelar simulasi aplikasi persuratan elektronik siMAYA, kamis (28/2/2019), di ruang rapat Binangun IV Kompleks Pemkab Kulon Progo. Turut hadir Sekretaris Dinas (Sekdin) Kominfo Heri Darmawan A.P., M.M., Kepala bidang (kabid) Aplikasi Teknologi Informatika (Aptika) Sutarman S.S.T.P., M.Eng selaku narasumber aplikasi SIMAYA serta seluruh karyawan Dinas Kominfo.

Sutarman  menjelaskan siMAYA adalah sistem informasi administrasi perkantoran maya yang mendigitalisasi kegiatan perkantoran konvensional. Aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Kominfo RI ini telah diterapkan di beberapa lembaga dan pemerintah daerah.

“SiMAYA aplikasi persuratan yang dibuat pusat yaitu Kementerian Kominfo RI, yang terhubung dengan jaringan dan dapat diakses oleh semua pengguna dengan cakupan sistem komunikasi eksternal, komunikasi internal, disposisi, dan pembuatan surat dilengkapi alur kerja untuk surat masuk, disposisi dan surat keluar,” jelasnya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sosialisasi sistem administrasi perkantoran sebagai langkah pemantapan sarana dan prasarana pendukung agar dapat mempermudah serta mempercepat sistem keluar masuk surat di lingkungan Pemkab Kulon Progo.

Sementara itu Hari Darmawan dalam sambutannya menjelaskan penerapan siMAYA merupakan tindak lanjut dari peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) No 6 tahun 2011 tentang pedoman umum Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) dan Peraturan Bupati Kulon Progo (PERBUP) No. 87 Tahun 2013 Pedoman Tata Naskah Dinas Elektronik Pada Pemerintah Daerah.

“Merubah kebiasaan itu tidak mudah, surat menyurat tidak asing dan selalu bergulat dengan kertas, maka kita uji coba siMAYA agar penggunaan kertas dapat diminimalisir. Dalam hal ini aplikasi dapat digunakan di handphone android,” kata Heri Darmawan.

Selain itu Heri menambahkan aplikasi harus tuntas jangan sampai terlalu lama, mungkin dapat ditarget April atau Mei. Karena aplikasi siMAYA selalu ditanyakan oleh Bupati, dan OPD. Nantinya aplikasi ini menjadi bagian penilaian kinerja OPD.

“Kita awali  Kominfo dahulu setelah lancar dan paham baru ke OPD lainnya, seluruh karyawan Kominfo wajib paham terlebih dahulu karena akan menjadi agen perubahan, yakni menjadi agen rujukan pertanyaan banyak pegawai pemkab Kulon Progo dan dituntut harus paham dengan siMAYA,” jelasnya.

Pemanfaatan teknologi digital serta mengaplikasikan sistem secara maksimal dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi, untuk menunjang administrasi perkantoran di setiap OPD. Transformasi budaya kerja dari sistem manual menuju dunia digital dalam pemerintahan berbasis siMAYA. Sebagai portal aplikasi menjadi jawaban dalam pengoperasian sistem dalam menindaklanjuti surat masuk, pembuatan surat dan disposisi akan menjadi lebih fleksibel sehingga pemanfaatan aplikasi dapat berjalan baik dalam pelaksanaannya.

Karena itu, sebelum penggunaan aplikasi siMAYA dilakukan seluruh OPD perlu adanya pendampingan dan sosialisasi lagi. Agar pada saat penerapan aplikasi ini digunakan tidak terjadi lagi kendala yang dapat menggangu proses, Sehingga dapat tercipta e-Government di Kulon Progo.

            Menurut rencana setelah SiMaya diterapkan lancar di Kominfo menysusul Setda dan Bappeda, dan terkahir seluruh OPD di Kulon Progo.


Related Articles