DWP KULON PROGO PEDULI GERMAS DAN CEGAH DBD

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kulon Progo mengadakan pertemuan rutin DWP tahun 2019 membahas tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Di Aula R.R dr. Soesilo lantai 2 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo, Senin (18/2/2019). Materi pertemuan tersebut membahas Germas dan Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hadir dalam pertemuan tersebut, ketua DWP Kabupaten Kulon Progo drg.Wahyuni Indri Astuti, sekertaris Dinkes Kulon Progo Bambang Sudaryanto SH, Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kulon Progo dr.Susilaningsih MPH selaku narasumber.

Melalui kegiatan Germas dengan melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Serta melakukan pencegahan DB dapat dimulai dari diri kita diawali dari tempat rumah kita kemudian berkembang ke masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kulon Progo Bambang Sudaryanto dalam sambutannya sedang menyiapkan gerakan serentak pencegahan DBD. Pemberantasan sarang nyamuk diawali dari tempat kita rumah kita kemudian berkembang ke masyarakat.

“Akan ada kerja bakti secara serempak Februari Maret. Harapannya terkait DBD dapat ditanggulangi. Kegiatan kerja bakti tersebut juga untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 februari 2019,” kata Bambang.

Ketua DWP Kabupaten Kulon Progo drg.Wahyuni Indri Astuti menjelaskan masalah kesehatan sangat luar biasa “ Kita belum bebas malaria, mengingatkan jangan sampai ada keterlambatan. Jika sudah ada gejala langsung bawa ke fasilitas kesehatan,”kata Wahyuni.

Lebih lanjut dalam pertemuan tersebut Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih menjelaskan tentang masalah - masalah kesehatan di Indonesia, diantaranya Angka kematian Ibu dan Bayi masih tinggi, Penyakit tidak menular meningkat, Penyakit menular masih tinggi dan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masih rendah.

“Melalui Germas Dinkes Kulon Progo mengajak masyarakat untuk hidup sehat, dengan melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah serta memeriksakan kesehatan berkala,” kata Susiningsih

Susilaningsih menambahkan tujuan Kegiatan Germas masyarakat untuk berprilaku hidup sehat berdampak pada kesehatan masyarakat agar selalu terjaga, lingkungan menjadi bersih, produktivitas lebih baik dan biaya berobat berkurang. DBD dapat dicegah dengan memberantas nyamuk penularannya dengan melakukan 3M plus yakni Menguras, Menutup, Mengubur. Kegiatan 3M plus perlu ditambah dengan beberapa kegiatan salah satunya menabur bubuk pembunuh jentik, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di kamar dll, jelasnya.

 

 

 

 


Related Articles