Pelatihan Layanan Administrasi Desa Berbasis SID

Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan Pelatihan Layanan Administrasi Desa Berbasis SID diruang Binangun IV, kompleks Pemda Kulon Progo, Selasa (18/12). Acara yang dihadiri dari perwakilan 21 Desa di Kulon Progo tersebut turut menghadirkan tiga narasumber yakni dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kulon Progo, Dinas Kominfo Kulon Progo serta dari Forum Nasional Pengembangan SID.

Disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo bahwa Pelatihan Layanan Administrasi Desa Berbasis SID merupakan tutorial, praktik secara langsung melalui aplikasi Sistem informasi Desa. Dengan Aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Desa pengguna aplikasi, baik dari sisi akurasi, maupun kecepatan pelayanan.

“Yang diharapkan dalam menggunakan aplikasi ini adalah dapat mudah, cepat, dan akurat. Data yang digunakan sudah terintegrasi dengan data di Dinas Dukcapil,” Ungkap Rudi.

Sementara Bambang Sulistyanto, A.Md. salah satu narasumber dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Aplikasi SID adalah sistem olah data dan informasi berbasis komputer yang dapat dikelola oleh pemerintah dan komunitas desa dalam dua ranah.

“Dua ranah yang dimaksud adalah Offline aplikasi dan Online Aplikasi. Melalui Aplikasi SID ini pemerintah desa dapat lebih efektif dalam mengelola data desa dan juga transparan sehingga masyarakat dapat mengakses informasi desa secara mudah,” kata Bambang.

Selanjutnya, Rudiyatno menambahkan terkait dengan kendala yang dihadapi untuk menerapkan aplikasi layanan administrasi desa berbasis SID terletak pada SDM.

“Untuk mengawali pelatihan pada tahap pertama, telah dipilih 21 Desa di Kabupaten Kulon Progo. Dalam menggunakan aplikasi ini tentu ada kendala yang dihadapi seperti latar belakang keilmuannya dari beberapa perangkat desa bukan dari bidang TI, ada juga yang belum begitu akrab menggunakan teknologi komputer apalagi harus ditambah menggunakan aplikasi baru,” kata Rudi.

Salah satu peserta pelatihan Partinem dari Desa Sendangsari menyampaikan bahwa perlu adanya pelatihan yang lebih intens untuk perangkat Desa.

“Acaranya sangat bagus dan sangat bermanfaat, karena melalui pelatihan ini dapat memudahkan untuk pelayanan dan perencanaan desa. Semoga pelatihannya dapat rutin diselenggarakan,” ujarnya.


Related Articles