Sandiman Inginkan FORKOMSANDA DIY Tetap Eksis

Pengasih - Forum Komunikasi Sandi Daerah (Forkomsanda) Daerah Istewa Yogyakarta (DIY)  mengadakan forum diskusi bagi anggota Forkomsanda DIY meliputi unsur TNI,  Polri,  ASN, pensiunan petugas dan petugas sandi. Forkomsanda tersebut diadakan di Kulon Progo pada Senin, (29/10), yang dihadiri oleh 40 orang peserta. Wakil ketua Forkomsanda DIY,  Murjiyanto menjelaskan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Sandiman Indonesia (ISI)  ketiga di Jakarta yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

"Sesuai dengan visinya, Ikatan Sandi Negara menjadi organisasi kemasyarakatan terdepan dalam pembinaan kesejahteraan, keahlian dan profesi Sandiman Indonesia yang berorientasi pada kemajuan bangsa,  keamanan nasional dan integritas NKRI," paparnya.

Penyelenggarakan Forkomsanda dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi untuk melaksanakan, sharing sessions untuk peningkatan pengetahuan dan wawasan dalam pengelolaan persandian di DIY dan evaluasi kegiatan persandian. Salah satu hasil musyawarah Forkomsanda sepakat untuk tetap mempertahankan Forkomsanda sebagai forum komunikasi sandi di Yogyakarta. Hal tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo)  Kulon Progo. Meskipun setiap anggota Forkomsanda tidak dilarang menjadi anggota ISI Nasional.

"Forkomsanda memiliki peran yang penting di era digital saat ini sehingga masih dibutuhkan keberadaannya. Melihat historisnya, sejarahnya sampai ada museum dan rumah sandinya. Ternyata persandian ini penting dalam menjaga keamanan negara baik dari pihak TNI maupun Polri dalam hal menjaga keselamatan informasi.” ujar Drs. Rudiyatno, M.M. (29/10), selaku Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo dalam sambutannya.



Related Articles