Pencanangan Desa Binaan Keluarga Sakinah: Hidup Beragama dalam Keluarga

Pencanangan Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) Kabupaten Kulon Progo bertempat di Balai desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo, Rabu (29/8).

Desa Binaan Keluarga Sakinah adalah suatu program yang berkembang luas di masyarakat dengan mensinegirkan anatara pembangunan ekonomi, kesehatan, keluarga, Pendidikan dan agama dipadukan dengan peningkatan penanaman nilai keimanan, ketaqwaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam bentuk pembinaan gerakan keluarga sakinah.

Tujuan dari DBKS untuk mewujudkan kehidupan beragama dalam keluarga, meningkatkan kualitas Pendidikan, kesehatan dan kestabilan ekonomi keluarga. Lima kunci pokok DBSK 1. Terwujudnya kehidupan beragama dan ibadah dalam keluarga, 2. Pendidikan intelektual yang maju dan tuntas. 3. Kesehatan keluarga yang terjaga baik. 4. Ekonomi keluarga yang stabil. 5. Hubungan fungsional yang serasi dan selaras, antara keluarga dan lingkungan.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kulon Progo, Nurudin menyampaikan jumlah desa di Kulon Progo 88 desa saat ini sudah 80 yang dicanangkan sebagai  desa binaan keluarga sakinah. Kegiatan yang dilakukan yaitu pencanangan, pembekalan, evalusi dan setelah itu diadakan kegiatan keagamaan.

“tiga desa yang dicanangkan sebagai Desa Keluarga Sakinah Kabupaten Kulon Progo yang meliputi, Desa Salamrejo Kecamatan Sentolo, Desa Gotakan Kecamatan Panjatan dan Desa Karangsewu Kecamatan Galur”ujar Nurudin.

Staff Ahli Bupati Kulon Progo, Arif Sudarmanto menyampaikan pencanangan DBKS mampu memberikan sumbangan yang sangat besar terhadap masyarakat dan pemerintah sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

“kami berharap dengan dicanangkan Desa Binaan Keluarga Sakinah ini dapat mencegah munculnya masalah keluarga yang berpotensi menyebabkan Perceraian dan jauh dari nuansa kekerasa atau KDRT” ujar Arif.

 


Related Articles