Kulon Progo Tuan Rumah Festival Upacara Adat Tingkat Provinsi DIY

Dinas Kebudayaan DIY akan menggelar Festival Upacara Adat Tahun 2018 Tingkat Provinsi DIY. Tahun 2017 Festival Upacara Adat dilaksanakan di Kabupaten Bantul sedangkan kali ini Kabupaten Kulon Progo didapuk sebagai tuan rumah. Festival tersebut akan berlangsung pada Minggu (22/7) di Alun-alun Wates, Kabupaten Kulon Progo. Pukul 08.30 WIB.

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut untuk melestarikan budaya Jawa kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Kulon Progo serta memperkenalkan beragam upacara adat di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

“Festival Upacara Adat tahun 2018 akan dilaksanakan di Alun-alun Wates, Kulon Progo. Diikuti oleh lima kontingan dari kabupaten/kota yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Moment ini merupakan kegiatan yang positif untuk dapat memperkenalkan banyaknya upacara adat yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari empat kabupaten dan satu kota madya, selain itu kegiatan festival Upacara Adat merupakan sarana melestarikan budaya Jawa.” ujar Setyawan Sahli selaku Kepala Bidang Adat dan Seni Tradisi Dinas Kebudayaan DIY saat ditemui diakhir rapat koordinasi di ruang rapat dinas Kebudayaan Kulon Progo, Kamis (19/7).

Sebanyak lima kontingen dari empat kabupaten dan satu kota madya di Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengikuti festival tersebut. Kabupaten Kulon Progo akan menampilkan Kembul Sewu Dulur, Kabupaten Bantul akan memanpilkan Upacara Gilanglipuro, Kabupaten Gunungkidul akan menampilkan Upacara Watu Manten. Kota Yogyakarta akan menampilkan Upacara Bakdo Kupat, dan Kabupaten Sleman akan menampilkan Upacara Wiwit Agung.

Setyawan Sahli juga menuturkan, rute pelaksanaan Festival Upaca Adat dimulai dari UNY Kampus Wates menuju ke barat melewati Jalan Bayangkara dan berakhir di Alun-alun Wates. “Kurang lebih sekitar 500 peserta terdiri dari 5 kontingen kabupaten/kota akan mengikuti Festival Upacara Adat. Untuk rute yang akan dilewati adalah dari UNY kampus Wates, ke barat melewati Jalan Bayangkara dan berakhir di Alun-Alun Wates.” ujanya.

Ditambahkan oleh Setyawan Sahli yang akrab disapa Iwan memaparkan bahwa harapan kedepan dari Festival Upacara Adat adalah dapat memperkenalkan upacara adat yang dimiliki oleh Provinsi DIY ke luar kota DIY serta menjadi daya dukung, daya tarik upacara adat yang ada di DIY.

“Harapannya upacara adat yang ada di DIY dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas dan DIY dapat tampil serta berkompetisi diluar kota. Cara tersebut dapat menjadi langkah untuk nguri-uri kabudayan jawi.” pungkas Iwan.

 

 

Related Articles