Kabupaten Kulon Progo Melepas 333 Calon Haji 2018

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melepas 333 Calon Haji reguler dan 5 Calon haji plus dalam acara Pamitan Jama'ah Calon Haji Kabupaten Kulon Progo yang dipimpin Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Ruang Adikarta, kompleks Pemkab Kulon Progo.  

Calon haji asal Kulon Progo dibagi menjadi dua kloter dengan tanggal pemberangkatan 24 dan 25 Juli 2018. 

"Seluruh jama'ah haji reguler tahun 2018 ini berjumlah 333 orang dan jumlah haji plus sebanyak 5 orang. Jumlah haji reguler Kulon Progo masuk dalam kloter 28 dan 29. Kemudian Insyaallah kloter 28 akan berangkat 24 Juli 2018 bergabung dengan jama'ah haji Kabupaten Gunung Kidul, dan kloter 29 berangkat 25 Juli 2018 bergabung dengan jama'ah haji dengan Kota Yogyakarta, kembali ke tanah air Insyaallah tanggal 5 September 2018," jelas Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kulon Progo, Nurudin, Senin (16/7) 

Ia menambahkan, para calon haji kloter 28, akan menepati maktab 64 nomor rumah 1103 dan kloter 29 akan menempati nomor 68 maktab 1106. Jama'ah haji juga akan mendapatkan katering sebanyak 40 kali atau 20 hari dan mendapatkan baju seragam, menandakan kemajuan dan peningkatan Kulon Progo melayani calon haji. 

"Jama'ah haji tahun ini merupakan jama'ah haji yang istimewa. Pertama, yang pertamakali mendapatkan katering di Mekkah sebanyak 40 kali atau 20 hari. Sehingga tinggal 5 hari tidak mendapatkan katering. Sebelumnya hanya 25. Istimewa yang kedua, sejak kabupaten Kulon Progo didirikan baru pertama ini jama'ah haji menerima pakaian dari Kabupaten Kulon Progo." ulasnya. 

Perwakilan jama'ah calon haji, Ali Sadikin, meminta restu dan meminta maaf kepada semua hadirin agar para calon haji dapat menjaga kesehatan dan kembali ke tanah air dengan selamat. 

"Kami dengan segala kerendahan hati mohon ijin dan mohon pamit kepada Bupati Kulon Progo dan bapak ibu hadirin semua. Bahwa kami akan menunaikan rukun Islam yang kelima yaitu haji. Seiring dengan itu, kami juga mohon doa restu agar kami para jama'ah haji Kulon Progo dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, dengan sehat, dan selamat. Dan setelah melakukan semua rangkaian haji, dapat kembali ke tanah air, ke Kulon Progo dengan sehat dan selamat," ucapnya. 

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, memberikan pesan dan saran untuk jama'ah haji. Sebagai lulusan kedokteran dan pernah ditugaskan di tanah suci, beliau menyatakan tahu betul hal-hal yang harus dilakukan para jama'ah haji tentang bagaimana cara menjaga kesehatan selama beribadah di Mekkah dan Madinah  

"Pertama, selama menjalankan ibadah haji. Marilah bersama-sama menjaga nama baik daerah, keluarga, dan nama baik masyarakat Indonesia. Kedua, saya lihat awal-awal banyak yang menjalani semua ibadah. Hingga diakhir, banyak yang kelelahan. Masalah kesehatan, karena haji ibadah fisik maka di tanah suci kita harus prima kondisinya."  

Hasto Wardoyo menganjurkan untuk minum air putih yang banyak dan buah-buahan yang mengandung antioksidan. Mendekatkan diri dan menjaga godaan di tanah suci menjadi hal terpenting untuk menjadi haji mabrur nantinya. 

"Orang-orang naik haji itu merupakan orang-orang yang naik pada tataran yang tertinggi. Semua orang-orang haji adalah orang-orang yy bergerak ke tingkatan yang tertinggi. Tapi godaan setan adalah luar biasa," katanya.

 


Related Articles