Jambore Kesehatan Jiwa “Sehat Jiwa untuk Semua”

Direktur Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Chatarina Sari, S.E bersama dengan Wakil Bupati Kulon Progo,  Drs. H. Sutedjo dan Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan DIY, dan Kepala Dinas Kabupaten Kulon Progo, dr. Sri Budi Utami, M.Kes menandatangi petisi “Dukungan Program Bangkit Jiwa” yang kemudian diikuti oleh masyarakat yang hadir dalam acara Jambore Kesehatan Jiwa. Petisi “Dukungan Program Bangkit Jiwa” mengandung point yaitu: (1) Bersama-sama mendukung pelaksanaan kegiatan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM), (2) Masing-masing Desa menjadi Desa Sehat Jiwa, (3) Menghindari tindakan pasung, (4) Tidak melakukan diskriminasi dan stigma kepada penyandang disabilitas psikososial, dan (5) Mendukung Program Rehabilitasi Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat dalam acara Jambore Kesehatan Jiwa “Sehat Jiwa untuk Semua”. Minggu (3/11/2019).

Petisi ini menjadi salah satu bagian dalam acara Jambore Kesehatan Jiwa mengingat tingginya angka orang dengan gangguan psikososial di wilayah DIY khususnya Kabupaten Kulon Progo. Hal ini penting dalam mengarusutamakan isu kesehatan jiwa di tengah-tengah masyarakat dan upaya memperkuat sistem kesehatan jiwa yang memadai. Dengan menanda tangani petisi “Dukungan Program Bangkit Jiwa” oleh para pihak dan masyarakat, diharapkan aksi ini dapat mengawal gerakan kesadaran kolektif terhadap pentingnya kesehatan jiwa dan mendorong produk-produk kebijakan kesehatan jiwa di masyarakat.

Jambore Kesehatan Jiwa “Sehat Jiwa untuk Semua” yang dilaksanakan dalam bentuk senam massal diadakan sebagai puncak acara peringatan Hari Kesehatan Jiwa 2019. Acara tersebut bertujuan untuk mengkampanyekan advokasi kesehatan jiwa dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Mengingat masalah kesehatan jiwa ini bukan hanya sekedar tugas sektor pemerintahan, tetapi merupakan kerjasama berbagai pihak. Kampanye ini juga bertujuan untuk menghapus stigma pada orang dengan disabilitas psikososial, sehingga besar harapannya orang dengan disabilitas psikososial dapat kembali berdaya dan mandiri secara social dan ekonominya.


Related Articles