BANJIR RENDAM KANTOR PDAM KULON PROGO

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo Jum’at (8/2/2019) pagi. mengakibatkan kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) cabang Kabupaten Kulon Progo Jl. Masjid Agung No.1 Wates, Kulon Progo tergenang luapan air sungai.

Banjir terjadi akibat luapan air sungai yang berada disisi barat kantor PDAM Kulon Progo. sehingga berakibat kantor PDAM Kulon Progo tergenang air setinggi 50 cm. Air menggenangi halaman dan jalan masuk kantor PDAM.

Ditemui di ruang kerjanya direktur PDAM Jumantoro S.E. mengatakan sudah menjadi rutinitas tiap tahun kebanjiran karena lokasi kantor yang rendah dan sudah sangat siap.

“Sudah menjadi rutinitas tiap tahun kantor PDAM juga mengalami kebanjiran karena kantor lokasinya juga rendah dan jika terjadi hujan luapan air sungai yang berada di barat meluap dan mengenangi halaman kantor. Secara candaan tidak masalah misalnya banjir itu hanya sesaat, toh tidak menggangu data arsip, peralatan elektronik. Kita kan jualan air, kalau diberi dagangan air sebanyak yang dihalaman kita terima saja, karena itu juga berkah ,” kata Jumantoro.

Jumantoro menjelaskan “karena sungai yang berada di sebelah barat tersebut meluap, air dari desa Karangsari mengalir ke selatan melewati sungai yang berada di samping kantor. Kebetulan di sini lokasinya rendah, begitu ada luapan sedikit, air langsung ke halaman kantor PDAM,” jelasnya.

Tahun lalu kantor PDAM juga mengalami kebanjiran dan tahun kemarin yang paling parah karena air sampai masuk ke dalam kantor, sebelumnya tidak pernah. Dan sempat kelabakan karena terjadi pada malam hari. Teman – teman PDAM sudah sangat sigap dan sudah dimungkinkan yang rumahnya sekitar kantor untuk datang ke kantor.

Jumantoro menambahkan untuk pelayanan kantor tetap berjalan seperti biasa, konsumen tetap bisa membayarkan rekening tagihan air walau konsumen juga terganggu karena air menggenangi kantor halaman dan untuk drainase air juga tidak masalah.

“Untuk drainase air sudah sangat baik, hanya lokasi kantor saja yang rendah. Kemudian ada luapan air halaman kantor sudah tergenang air. Untuk oprasional pembayaran tidak menjadi halangan pelanggan juga sangat memaklumi keadaan rutinitas tiap tahun.  

Dalam kesiagaan banjir yang sering terjadi, pada intinya di internal PDAM sudah siap kondisi saat banjir, untuk menanggulanginya Jumantoro mengaku belum mempunyai kemampuan yang sepadan, karena jika kantor mau pindah juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, serta harus disesuaikan untuk meninggikan permukaannya agar lebih tinggi dari sungai.  

 


Related Articles