DINAS KOMINFO RAIH PENGELOLAAN WEBSITE TERBAIK

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H. Sutedjo memimpin langsung evaluasi kinerja dan pengelolaan website OPD  jajaran Pemkab Kulon Progo tahun 2018 didampingi Kepala Bappeda Ir.Agus Langgeng Basuki, Asda I bidang Pemerintahan Kesra Jumanto. S.H dan Kepala dinas Kominfo Drs.Rudiyatno,MM. Evaluasi dihadiri oleh seluruh Kepala OPD di jajaran Pemkab dan OPD Kecamatan Kulon Progo. Dilaksanakan di Ruang Rapat Sermo Komplek Pemkab Kulon Progo. Pada senin (28/1/2019).

Evaluasi kinerja dilakukan untuk melihat langsung kinerja, berbagai capaian yang dilakukan OPD dari kinerja fisik, pelaporan keuangan sampai pengelolaan singel website karena termasuk indikator penilaian dan evaluasi kebijakan masterplan smart city. Dalam evaluasi ini akan disampaikan hasil kinerja terbaik dan pengelolaan website terbaik serta pemberian piagam.

Untuk memonitor pelaksanaan evaluasi tersebut, didukung masterplan smart city di Kulon Progo. Evaluasi rutin dilakukan oleh Bupati karena selain untuk memacu kinerja OPD, juga untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi OPD.

Kepala Bappeda Kulon Progo Ir.Agus Langgeng Basuki menyampaikan, progres kinerja OPD ditahun 2018, untuk pencapaian di tingkat kabupaten sudah sangat bagus kinerja sangat tinggi, untuk realisasi keuangan terbaik.

“Terimakasih untuk progres kinerja OPD tahun 2018 Kulon Progo sudah sangat bagus dan realisasi keuangan terbaik,”kata Langgeng

Kepala dinas Kominfo Drs.Rudiyatno,MM menyampaikan, berdasarkan hasil evaluasi kabupaten Kulon Progo masuk kedalam lima besar dengan nilai 3,26, untuk menunjang implementasi kebijakan master plan smart city di tahun 2019 memiliki prioritas. Infrastuktrur diantaranya penyelesaian FO antar OPD, peningkatan kapasitas OPD salah satunya jaringan, web, programing, karja sama dengan New Zealand.

Dalam evaluasi diumumkan pengelolaan singel website terbaik OPD akhir tahun 2018 diantaranya diraih Dinas kominfo (95%), kedua Dindikpora (83%), dinas  Perpusda (80%). Untuk OPD kecamatan terbaik pertama diraih oleh kecamatan Girimulyo (47%), Nanggulan (44%) dan Lendah (41%). Penghargaan untuk pengelolaan singel website terbaik diberikan langsung oleh wakil bupati.

Sedangkan untuk pengelolaan singel website terrendah OPD diantaranya Sekertariat DPRD (19%), RS Nyai Ageng Serang (32%), Dinas Lingkungan Hidup (32%). Untuk OPD kecamatan terendah pada Kecamatan Temon(14%), Sentolo(19%) dan Wates (26%).

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H. Sutedjo dalam sambutannya terkait tahun 2019 berharap, evaluasi ini menjadi sistem yang efektif untuk pengendalian yang dilakukan secara periodik.

“Terima kasih dan selamat kepada jajaran OPD yang telah berusaha keras merealisasikan ketentuan yang sudah ditentukan kemudian dilaksanakan, Kinerja sudah sangat tinggi namaun belum bisa 100%. Evaluasi merupakan suatu sistem untuk pengendalian yang evektif untuk penilaian dan berharap bisa dijadikan sistem,” kata Sutejo.

Wakil bupati berharap evaluasi salah satu cara melaksanakan pengendalian yang dilakukan secara periodik oleh pemerintah agar selalu terpantau. Evaluasi tidak harus dilakukan pada akhir kinerja, namun dilakukan secara periodik, artinya bisa dilakukan pada lini – lini tertentu yang harus diperbaiki.

Dalam evaluasi singel website OPD, ada sembilan indikator penilaian diantaranya SK Tim Pengelola, isi website, artikel per tahun, aplikasi layanan, pembaruan berita per bulan, link website, statistik pengunjung, desain antar muka web dan dukungan medsos website. 

Hasil evaluasi kinerja pada website setiap OPD, memiliki predikat kinerja yaitu dari sangat rendah sampai sangat tinggi. Hasil evaluasi sangant sangat beragam, untuk score paling tinggi diraih dinas Kominfo kulon Progo. Untuk evaluasi OPD kecamatan sangat berbeda hasilnya masih merah.

Ditemuai saat acara evaluasi tersebut Drs.Rudiyatno,MM selaku Kepala Dinas Kominfo menyampaikan evaluasi progres smart city selaku leading sektor berada diperingkat satu.

“Pertama, Bersyukur kepada tuhan yang maha esa, dinas Kominfo selaku leading sektor dipelaksanaan evaluasi progres smart city berada diperingkat nomer satu, dan bersyukur dari OPD meskipun hasil masih merah karena sifatnya masih awal,” kata Rudi.

Rudi menambahkan seperti yang disampaikan wakil bupati ini menjadi awal yang baik terutama dilaksanakannya evaluasi, hasilnya nanati diharapkan OPD ditahap berikutnya sudah banyak perubahan – perubahan. 


Related Articles