Pemkab Cianjur Belajar Pengelolaan Keuangan ke Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten Cianjur melaksanakan kunjungan studi peserta Diklat Teknis Pengelolaan Keuangan Angkatan II 2019 ke Kabupaten Kulon Progo, dilaksanakan di Ruang Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo, Rabu (11/09/2019).

Rombongan berjumah 50 orang dipimpin Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Drs. H Tohari Sastra, M. Si, diterima oleh Asisten Administrasi Umum , Drs. Djulistyo, dan Kepala Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulon Progo, Dra. Yuriyanti, MM., juga pemateri dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulon Progo, Nur Hadiyanto.

Dalam kesempatannya, Tohari Sastra membacakan sambutan Bupati Cianjur, dimana Pemkab Cianjur mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kulon Progo, atas penerimaan kunjungan Tim Diklat.  

“Bahwa dibidang penatausahaan keuangan daerah, banyak permasalahan dan harapan yang harus dibenahi. Hal ini harus dijadikan sebagai tangangan untuk mampu merubah keadaan, dengan demikian kebijakan penatausahaan keuangan daerah dapat memberikan dukungan penyempurnaan dalam peneyelenggaraan otonomi daerah melaluli tata pengelolaan keuangan secara baik dan benar”, ujarnya.

Dengan diklat tersebut, diharapkan para pengelolaan keuangan mendapat penyerahan teknis dengan memiliki persepsi yang benar dalam menafsirkan dan melakukan tugas-tugasnya. Selain itu, disampaikan juga besar harapan agar peserta diklat dapat diterima untuk melakukan orientasi teknis di Kulon Progo dalam mempelajari pola-pola yang menjadi lokus dalam orientasi lapangan, untuk dapat diimplementasikan dalam bidang-bidang yang menjadi tugas sehari-hari di lingkungan OPD Pesera Diklat, tambahnya.

Selanjutnya Asisten Administrasi Umum, Djulistyo, menyampaikan “ Pada kesempatan yang baik ini, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengucapkan selamat datang teriring dengan ucapan terimakasih yag sebesar-besarnya kepada segenap rombongan atas kunjungannya dan dipilihnya Kabupaten Kulonprogo sebagai Lokus diklat” . Sebagai ilustrasi, Kabupaten Kulonprogo mulai WTP sejak 2013 dengan catatatan. Sudah tiga tahun ini tidak ada catatan, tinggal mempertahankannya. Dalam pengelolaan keuangan, kendala utama ada di aset, terutama di bidang Pendidikan dan Kesehatan.

“Semoga apa yang kami paparkan nantinya akan memberikan manfaat bagi Pemerintah Kabupaten Cianjur, setidak-tidaknya apa yang ada di kami bisa menjadikan bahan perbandingan (sharing), saling belajar dan bertukar informasi  tentang kondisi Kabupaten masing-masing”.

Setelah selesai acara, rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke BKAD Kulon Progo untuk memperdalam informasi terkait pengelolaan keuangan. MC Kulon Progo/Henry.