Smart City Kulon Progo Dinilai Lebih Baik

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo menyelenggarakan rapat koordinasi dewan smart city, di ruang rapat Sermo, kompleks Pemkab Kulon Progo. Jumat (19/7/2019). Koordinasi dihadiri tim pengelola aplikasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kulon Progo.  

Evaluasi diselengarakan pada triwulan dua, 2019 terkait perkembangan masterplan smart city dan rencana kedepan yang akan dilakukan.  

Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo Drs.Rudiyatno,MM.,dalam sambutannya mengatakan evaluasi sudah dilakukan sebulan lalu oleh Kementrian Kominfo, Kulon Progo termasuk dalam kategori baik, dokumen perencanaan dengan yang dilakukan sesuai dengan jalan yang benar.

“Terdapat beberapa catatan terkait efektifitas dan efisiensi penggunaan aplikasi, pada tahap awal ini, yang sifatnya masih di skala lebih sempit menjadi lebih penting. Jangan sampai sudah masuk pada skala yang lebih luas pemenuhan permintaan tidak sesuai yang diharapkan,” kata Rudiyatno.

Rudiyatno menambahkan pelaksaan smart city di skala Nasional seperti yang sudah dilakukan pada tiga jenis aplikasi bela beli.com, Bumilku, Izinku, yang diajukan sudah lebih baik. Pemikiran kita tentang inovasi jika dilihat secara luas menjadi hal penting.

Sementara itu, Kepala bidang (Kabid) Aplikasi informatika (Aptika) Sutarman, S.STP, M. Eng mengatakan pada tahap pertama 2019 dilakukan evaluasi setiap enam bulan sekali. Sebagai penilaian terkait dengan penempatan smart city di Kulon Progo, evaluasi digelar di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur pada 19 Juni 2019.

“Pada hari ini banyak mereview master plan smart city yang sudah di susun, sebagai amanat dari Sekda yang menginginkan setiap triwulan ada dievaluasi,” ungkapnya.

Sutarman menambahkan meskipun bobot kinerja pelaksanaan smart city di setiap OPD berbeda – beda, sehingga saat menyusun peringkat akan berhati - hati, karena menyangkut penilaian OPD. Berharap pada koordinasi ini ada masukan dari dewan smart city terkait evaluasi yang dipaparkan dan apa saja yang harus di lakukan.

Salah satu dewan smart city dosen Fakultas Teknik UGM Heri Sutanta,Ph.D mengatakan menyambut gembira  sudah menentas aplikasi yang dirancang selama ini sudah ada hasilnya. Dengan adanya kegiatan smart city, dapat berakselerasi lebih baik, progres kemajuan lebih cepat dan yang diharapkan.

“Dengan aplikasi yang perlu dikembangkan adalah konsep penilaian aplikasi untuk meningkatkan produktifitas, mengurangi biaya, meningkatakan revenu, meningkatkan kepuasan masyarakat,” ungkapnya. MC Kulon Progo/hry