KIM DESA TUKSONO GELAR DONOR DARAH

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Nyi Ageng Serang Desa Tuksono Kecamatan Sentolo menggelar Bhakti Sosial dengan aksi Donor Darah. Kegiatan yang diikuti anggota kelompok dan masyarakat sekitar  bekerjasama dengan PMI Kulon Progo berlangsung Minggu (31/3) di Sekretariat KIM pedukuhan Taruban Kulon Desa Tuksono Kecamatan Sentolo.

Ketua KIM Nyi Ageng Serang Zazim Sulaiman mengatakan kegiatan Donor Darah ini sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali sejak 2014. Hal ini disadari bahwa  membantu sesama  tidak harus dengan materi tetapi dengan mendonorkan darah sangat membantu menyelamatkan kehidupan, terlebih Kulon Progo ini masih perlu di dorong masyarakat untuk berpartisipasi.

“Pengetahuan masyarakat tentang donor darah ini masih jauh, banyak masyarakat beranggapan dengan mendonorkan  darah nanti menjadi lemah, padahal dengan rutin donor maka akan selalu sehat, belum lagi isu miring bahwa donor itu darahnya dibisniskan atau dijual, sehingga sosialisasi pentingnya donor darah perlu dilakukan,”terang Zazim.

Sementara  Heri Widada, SIP,MM dari Dinas Kominfo Kulon Progo yang hadir dan turut berpartisipasi mendonorkan darahnya membenarkan bahwa masyarakat luas masih takut untuk melakukan donor darah karena banyaknya informasi miring yang tidak benar.  Padahal kebutuhan akan darah semakin meningkat, berdasarkan data PMI Kulon Progo setiap bulan rata-rata membutuhkan 600 kantong darah, sedangkan data masyarakat yang sudah biasa mendonorkan darahnya baru 10.000 an. Padahal setiap orang yang mendonorkan kadang tidak sukses karena sedang minum obat, begadang atau capek sehingga tensinya tinggi atau HBnya rendah sehingga tidak siap diambil darahnya.

“Kita apresiasi dengan aksi Donor Darah oleh KIM Nyi Ageng Serang ini, karena selain memberikan informasi yang benar kepada masyarakat juga turut membantu sesama melalui kegiatan positif ini, semoga dapat dicontoh oleh KIM-KIM yang lain di Kulon Progo,”kata Heri.

Dalam aksi donor darah ini ditargetkan 30 kantong darah, namun dalam proses tidak semua dapat diambil dikarenakan beberapa peserta ada yang tensi tinggi, maupun mengkonsumsi obat. Namun demikian secara umum dapat berjalan lancar dan sukses.