Bupati Kulon Progo Jadi Inspektur Upacara Hari Guru

Wates - Hari Guru Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 jatuh pada tanggal 25 November 2018. PGRI Kabupaten Kulon Progo memperingatinya dengan mengadakan upacara (26/11) yang dilaksanakan di Alun-alun Wates. Peserta upacara terdiri dari  seluruh guru yang ada di Kabupaten Kulon Progo baik dari sekolah dasar hingga menengah, pendidikan usia dini, serta mahasiswa dari UNY dan IKIP PGRI.

Tema Hari Guru Nasional tahun 2018 adalah “Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI”. Tema tersebut dipilih mengingat tantangan pendidikan di abad XXI yang semakin hari semakin berat. Sebagai pembina Upacara, Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) menyampaikan pidato dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy.

“Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya,” ujar Bupati Kulon Progo.

Ada beberapa kegiatan dalam memperingati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional seperti Pekan Olahraga Guru se-Kabupaten Kulon Progo, Seminar dengan tema “Peran Guru dalam Mewujudkan Kecakapan Abad 21,” lomba menulis artikel serta aksi sosial penggalangan dana untuk bencana di Lombok dan Palu. Dari hasil aksi sosial tersebut terkumpul untuk Peduli Lombok sebesar Rp 141.960.000,00 dan Peduli Palu sebesar Rp 216.760.500,00.

Tak hanya upacara, acara ini juga disertai dengan pengumuman perlombaan. Adapun perlombaan yang telah diadakan diantaranya lomba festival guru menulis, pekan olahraga guru Kulon Progo seperti sepak bola, volly putra putri, dan bulu tangkis putra putri . Di tahun 2018 ini Kulon Progo diberikan kehormatan untuk menerima penghargaan sebagai Juara II Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional, yang diraih oleh Drs. Moch Qomarul,  M.Pd. dari SMA Kalibawang.

Di akhir amanatnya sebagai pembina upacara Bupati Kulon Progo berpesan kepada seluruh Guru di Kulon Progo agar selalu meningkatkan pelaksanaan pendidikan karakter serta mewujudkan kawasan sekolah yang bebas rokok. “Kami menitipkan pelaksanaan pendidikan karakter yang sudah berjalan di Kabupaten Kulon Progo ini. Karena banyak dari beberapa kabupaten kota yang belum ada Perda terkait pendidikan karakter dan ingin mencontoh pendidikan karakter yang ada di Kulon Progo. Dan juga mari kita bersama-sama mewujudkan sekolah yang bebas rokok, jadi bukan hanya muridnya saja yang tidak boleh merokok, tetapi termasuk guru dan kepala sekolahnya.”

Semoga semakin bertambah usianya semakin baik pula kualitas guru yang ada di seluruh Indonesia. Karena dipundaknyalah masa depan Indonesia ini dibentuk.