Manunggal Fair 2018 Resmi Dibuka: Rakyat Kulon Progo Disuguhkan Ratusan Stand UMKM

Pameran Manunggal Fair yang menjadi event tahunan pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam rangka menyongsong Hari Jadinya yang ke 67 di tahun 2018 ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo di lapangan Pengasih, Jumat sore (28/9). Acara yang bekerjasama dengan Perumda Aneka Usaha Kulon Progo ini menyuguhkan 208 stand. Pembukaan di hadiri Ketua DPRD Akhid Nuryati, unsur Forkorpimda, pimpinan OPD se- Kulon Progo, dimeriahkan tarian kolosal Sakdumuk Angguk Sanyari Bumi.

Rudiyatno selaku Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo menuturkan, manunggal fair berlangsung hingga Sabtu malam (6/10), pelaksanaan pertama kali di lapangan Pengasih, Adapun tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini secara umum adalah sebagai media informasi, edukasi, promosi dan sekaligus transaksi serta sebagai media hiburan, baik bagi para peserta maupun pengunjung.

"Peserta pameran dari  SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Ormas dan Perguruan Tinggi. Kemudian pelaku UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan Kulon Progo. Dengan jumlah keseluruhan 208 kapling, baik kapling swasta maupun pemerintah. Pameran setiap hari dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB, dan setiap malam di panggung hiburan juga telah dijadwalkan berbagai atraksi seni dari warga masyarakat," ungkapnya.

Sementara Wakill Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan dipilihnya tempat ini tentu telah melalui sebuah proses yang tidak mudah, karena lokasi baru membutuhkan pemikiran dan juga konsekuensi. Namun demikian, semua tentu telah dipersiapkan dengan sangat matang, bahkan telah diantisipasi beberapa kemungkinan yang terjadi oleh segenap panitia dengan sebaik-baiknya. Harapanyya semoga Manunggal Fair 2018 dapat berjalan dengan lancar dan meriah.

"Pameran Manunggal Fair di lapangan Pengasih meskipun baru pertama kali ditempat ini namun tetap sama seperti ketika diselenggarakan di ruas jalan dan sebagian Alun-alun Wates, Stadion Cangkring dan UNY yang membedakan hanyalah tempatnya. Sehingga kawasan ini kedepan semakin berkembang, semakin ramai oleh kegiatan ekonomi. Tahun ini Kabupaten Kulon Progo masuk dalam nominasi di ajang Anugrah Pesona Indonesia, yakni Angguk dengan Kategori Atraksi Budaya Terpopuer serta Wisata Nglinggo Kulon Progo. Mari Masyarakat Kulon Progo kita ikut serta dalam mensukseskannya dengan perpartisipasi mengirimkan sms, semoga Angguk dan Nglinggo dapat berhasil meraih yang terbaik sesuai dengan harapan kita semua." katanya.   

Secara simbolis pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kulon Progo dan pemotongan buntal melati di pintu masuk Manunggal Fair oleh Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati.