BP3 Curug Bantu Siapkan SDM Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten Kulon terus melakukan terobosan diantaranya melakukan kerjasama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia  (PPSDM) Kementerian Perhubungan RI. Melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug, Tangerang menyelenggarakan Pelatihan Basic Pemadaman Kebakaran di SMK Ma’arif 1 Wates Kuon Progo yang dibuka Senin (27/8). Tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan  kualitas dan daya saing SDM, memberikan ilmu pengetahuan  serta peningkatkan kompetensi bagi calon lulusan SMK di Kabpaten Kulon Progo yang kedepannya sebagai calon tenaga kerja  sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan pembangunan di Kulon Progo khususnya dan perkembangan industri pada umumnya.

Pelatihan terbagi menjadi dua angkatan, masing-masing angkatan selama tiga hari yakni 27 sampai 29 Agustus 2018 dan angkatan kedua pada 30 Agustus 2018 sampai 1 September 2018 yang diikuti oleh 200 siswa SMK se-Kabupaten Kulon Progo. Materi yang diberikan kepada peserta diantaranya kesamaptaan dari Kodim 0731 Kulon Progo, teori basic Pemadaman Kebakaran  oleh instruktur dari BP3 Curuq dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kulon Progo, dan diakhiri dengan praktek lapangan dengan mobil pemadam kebakaran.

Eka Wisnu Wardhana,  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo dalam laporannya menyampaikan bahwa  kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai dari DIPA BP3 Curug Tahun 2018.

“Selain pelatihan Basic Pemadam Kebakaran, BP3 Curug juga  memberikan kesempatan kepada warga Kulon Progo yang memenuhi syarat untuk mengikuti diklat selama 10 hari di BP3 Curug Tangerang, meliputi diklat Marshaller (parkir pesawat terbang) sebanyak 57 orang dan diklat HLO (Helocopter Landing Officer/parkir helikopter) sebanyak 19 orang, dan 60 orang diantaranya merupakan warga Kulon Progo. Pelatihan tersebut dibiayai oleh DIPA BP3 Curug” jelas Eka Wisnu.

Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan, Surya Sriyanta menjelaskan bahwa Diklat BP3 Curug mempunyai tugas menyiapkan  SDM yang memiliki kompetensi unggul di bidang penerbangan dengan membangun SDM yang kompeten dan memiliki lisensi di bidang penerbangan.

“Semua pegawai yang bekerja di bandara harus memiliki pendidikan sesuai standar sertifikasi kompetensi, memiliki fisik yang prima, profesional dan beretika” ujar Surya.

Bupati Kulon Progo yang diwakili Jumanto, Asisten Perekonomian dan Kesra menyampaikan terima kasih kepada BP3 Curug yang telah menyelenggarakan berbagai diklat bagi warga Kulon Progo. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Daerah yang saat ini sedang giat-giatnya menyiapkan SDM untuk menghadapi kebutuhan calon tenaga kerja bagi  bandara baru di Kulon Progo.

“Kerjasama ini berharap terus berlanjut dan mampu menghasilkan SDM dengan kompetensi dan daya saing yang unggul sehingga mampu  merebut kesempatan kerja” jelasnya.