Juara 1 Teater Tradisional, Kulon Progo Wakili DIY ke Tingkat Nasional

WATES, Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih juara I dalam Festival Teater Tradisional se-DIY 2018, Kamis (28/6) malam yang digelar di Stage Teater Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dari Rabu (27/06) sampai Kamis (28/6)

Kontingen dari Kulon Progo Menyajikan taeater tradisional dengan judul ’Lurah Kidul’, dengan kemenangan tersebut kontingen Kulon Progo menjadi wakil DIY dalam ajang serupa di tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada 12 dan 13 Juli mendatang. Lakon dengan latar belakang pemilihan kepala desa yang penuh dengan intrik ini juga mampu menyabet seluruh nominasi yang ada.

Ketua Dewan Juri, Nur Sahid mengatakan bahwa pada hari pertama, dewan juri telah mulai menentukan penampil terbaik. Namun begitu mereka menyaksikan penampilan Kulon Progo, kelima dewan juri kemudian sepakat bahwa kontingen Kulon Progo dianggap paling sesuai degan kriteria penilaian.

"Kulon Progo menurut kelima dewan juri merupakan penyaji terbaik. Mereka bisa menampilkan permasalahan sosial aktual. Latar lakon pemilihan kepala desa yang penuh kecurangan merupakan kritik terhadap pelaksanaan Pilkada yang dilaksanakan kemarin," ungkapnya

Nominasi yang berhasil dimenangkan oleh Kulon Progo yakni, sutradara terbaik oleh Nurma Saktiyas, penata artistik terbaik oleh Singgih Wibisono, penata musik terbaik oleh Kelik Parjiyo, pemeran putri terbaik oleh Heri Yuliati sebagai Bu Berkat, pemeran putra terbaik kedua oleh Icuk Supardi sebagai Pak Jimat serta penata busana terbaik kedua oleh Ahmad Fuadi.

Joko Mursito selaku Sekretaris Dinas Kebudayaan Kulon Progo, mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, lakon Lurah Kidul bakal dipentaskan di Kulon Progo. Pihaknya bakal menghadirkan dewan juri serta narasumber festival untuk mengevaluasi dan penguatan penyajian kontingen Kulon Progo.