Pengambilan Sumpah dan Janji Pegawai Pemkab Kulon Progo Angkat 51 PTT dan CPNS

Wates, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengambil sumpah dan janji 49 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan 2 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang ada di Kabupaten Kulon Progo di Ruang Adikarta, Rabu (30/5). Sumpah dan janji tersebut dilakukan sebagai pernyataan kesiapan  PTT dan (CPNS) dari tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Acara tersebut dihadiri Bupati Kulon Progo, Wakil Bupati Kulon Progo, dan beberapa  kepala SKPD terkait, acara tersebut dilanjutkan dengan pembekalan materi tentang kepegawaian.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kulon Progo, Yuriyanti menyatakan sejumlah 51 PTT merupakan 41 petugas medis Dinas Kesehatan (Dinkes), delapan petugas Penyuluh Pertanian (DPP) dan dua jabatan fungsional umum di Sekretariat Daerah (Setda).

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo meminta segenap PTT dan CPNS yang yang diangkat menjadi PNS wajib terus mengedepankan etos kerja sebagai pelayan. Menurutnya berubahnya status dari PTT atau CPNS menjadi PNS tidak merubah posisi seluruh pegawai yang notabene ialah pelayan masyarakat umum.

“Etos kerja pelayanan wajib prima, service excellent sebagai pelayan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat , dan bukan menjadi pribadi yang sok pejabat,” katanya.

Hasto Wardoyo mengingatkan segenap PNS yang diangkat beserta SKPD yang ada di Kulon Progo untuk tetap memegang teguh sumpah dan janji kesetiaan mereka kepada negara. Selanjutnya ia juga tak ingin di Kulonprogo terdapat PNS atau pegawai negara yang lain ternyata mengimani paham radikalisme yang menentang keutuhan NKRI.

“Sumpah yang dikatakan untuk terikat dengan hukum, kalau melanggar bisa terkena sangski, dan saya tekankan, seluruhnya wajib cinta dan menjalankan Pancasila, UUD 1945, dan dasar negara lainnya,” ujarnya