PPID KULON PROGO BELAJAR PELAYANAN INFORMASI DI SLEMAN

 

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemkab Kulon Progo, belajar pelayanan informasi di PPID Pembantu Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman, Rabu (9/5). Rombongan di pimpin Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS) Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo R.Sigit Purnomo, SIP, didampingi Kasie Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Heri Widada, beserta 12 Sekretaris Kecamatan yang merupakan para PPID Pembantu di Kecamatan seluruh Kulon Progo.

Dalam kesempatan tersebut rombongan diterima Camat Ngemplak Sleman, Dra. Siti Wahyu Purwaningsih dan Cicilia Lusiani Kasie Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sleman, di Pendopo Kecamatan setempat.

Menurut  Sigit Purnomo, maksud kedatangan ke Kecamatan Ngemplak Sleman ini ingin belajar langsung terkait dengan pengelolaan pelayanan informasi yang dilakukan oleh PPID Pembantu Kecamatan Ngemplak, karena sebelumnya telah meraih juara pertama di tingkat propinsi DIY pada saat monev oleh Komisi Informasi.

"Dalam tahun 2017 kemaren hasil Monev yang dilakukan Komisi Informasi DIY, khususnya kategori Badan Publik Kecamatan, hasil kejuaraan semua di kecamatan yang ada di Sleman, sehingga mendorong kami bersama-sama teman-teman kecamatan untuk belajar lebih dekat kesuksesan yang telah diraih,"terang Sigit.

Camat Ngemplak Siti Wahyu Purwaningsih menuturkan bahwa menjadi yang terbaik sebelumnya tidak di sangka, karena pelayanan dengan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan kenyamanan dalam bekerja selama ini yang terus menerus di kerjakan. Bimbingan dari Diskominfo Sleman menjadi pemicu bagi kami bersama-sama dengan seluruh karyawan di Kecamatan ini mewujudkan harapan tersebut.

"Pelayanan informasi tidak hanya melalui website, tetapi melalui media social Facebook, Instagram dan WA menjadi lebih efektif, pelayanan perijinan dengan sarana medsos dan aplikasi jauh lebih cepat dan memudahkan , masyarakat tidak perlu lagi beberapa kali datang ke kecamatan tetapi ketika berkas sudah diisi secara online, sekali dating selesai dan sudah di tangan pemohon,"jelas Siti.

Sementara Cicilia Lusiani mengatakan ketelatenan dalam membimbing PPID Pembantu menjadi modal dan semangat dari Dinas Kominfo agar lebih baik dalam memberikan pelayanan informasi sebagai wujud implementasi UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Bahkan dengan pernah disengketakan informasi oleh pemohon informasi, bagi Pemkab Sleman menjadi cambuk untuk bersemangat agar tidak terulang.

"Pelayanan Informasi sekarang sudah menjadi bahan evaluasi baik bulanan maupun triwulanan bagi SKPD yang dilakukan bagian organisasi Setda dalam menilai kinerja, sedangkan Kominfo hanya memberikan feedback, ternyata ini sangat luar biasa menjadi motivasi para PPID Pembantu untuk bersemangat mewujudkan UU Keterbukaan Informasi Publik,"terangnya.

Usai kunjungan Sekcam Pengasih Untung Subagiyo merasa senang dan sangat bermanfaat kunjungan yang dilakukan dengan melihat dari dekat keberhasilan di Kecamatan Ngemplak Sleman.  "Menuangkan sebuah kegiatan dalam tulisan memang tidak mudah, sehingga update informasi melalui website belum berjalan optimal. Namun demikian dengan upaya yang dilakukan Diskominfo melalui pelatihan jurnalistik yang baru saja dilakukan, tentu sangat membantu menjawab permasalahan yang terjadi selama ini dalam mengelola website,"katanya.