Dinas Kominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik

WATES, Dinas Kominfo Kulon Progo menggelar Pelatihan Jurnalistik di ruang Laboraturium Komputer Dinas Kominfo, Senin dan Selasa (7-8/5). Kepala Dinas Kominfo Rudiyatno mengatakan, pelatihan ini diikuti para pengelola website di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pelatihan ini digelar karena banyak website atau situs instansi yang kurang update informasi, serta merupakan hasil kesepakatan pada saat  rapat koordinasi pelayanan informasi dan aduan di Ruang Rapat Binangun IV Lt.2 Kamis (12/4)” kata Rudi

Tujuan dari Pelatihan Jurnalistik adalah memberikan bekal penulisan berita kepada perwakilan SKPD pengelola website sehingga ke depan  website di masing-masing SKPD dapat selalu aktif dengan adanya berita yang diunggah. Acara yang dibuka secara langsung oleh Sekretaris Dinas Kominfo, Heri Darmawan tersebut disambut baik oleh peserta pelatihan.

“Heri Darmawan berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan dengan baik sehingga selesai dari pelatihan setiap perwakilan SKPD dapat mengoptimalkan website yang sudah ada. Website merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang keterbukaan informasi publik.”  ujar Heri

Peserta pelatihan diberikan wawasan dan keterampilan tentang gaya penulisan online (online writing style), teknik menulis berita, dan bahasa jurnalistik. Pematerinya dari Dinas Kominfo dan Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK).  

Heri Widada, selaku Kepala Seksi Informasi Komunikasi Publik memaparkan bahawa menulis berita adalah hal yang mudah ketika sudah terbiasa menulis, misal menuliskan laporan SPPD atau menulis notulen rapat.

“Yang harus diperhatikan adalah 5W+1H, ini tidak boleh ketinggalan karena sudah menjadi hal yang baku untuk ada dalam pembuatan berita baik hard news atau soft news. Berita yang ditulis harus aktual, serta nyata.” paparnya

Anom Sudarinto yang merupakan perwakilan Dinas Pariwisata menyampaikan Pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh Dinas Kominfo sangat menarik dan bagus.

“Dilain kesempatan perlu praktik langsung membuat berita dan juga foto jurnalistik, hal tersebut sangat efektif dalam membekali peserta pelatihan untuk dapat diaplikasikan di masing-masing SKPD sehingga menjadikan website lebih menarik.” kata Anom