Kulon Progo Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Wates, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meraih penghargaan dari Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Iffah Mufidati selaku Kepala Bidang Hukum Kabupaten Kulon Progo  mewakili Kabupaten Kulon Progo untuk menerima penghargaan, bertempat di kota Solo (10/12/17).

 

Penghargaan tersebut didapatkan dari hasil akumulasi penilaian yang diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor  25  tahun 2013 tentang Perubahan atas peraturan menteri hukum dan hak asasi manusia nomor 11 tahun 2013 tentang kriteria kabupaten/kota peduli hak asasi manusia. Dalam peraturan di atas ada beberapa aspek yang dinilai meliputi : hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan, dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan. Kabupaten Kulon Progo mendapatkan nilai sempurna 100 pada aspek hak perempuan dan anak. Nilai yang berhasil dikumpulkan Kabupaten Kulon Progo adalah 86,83 sehingga membawa Kabupaten Kulon Progo mendapatkan predikat Kabupaten Peduli HAM. Ini merupakan tahun kedua,  sebelumnya Kulon Progo juga mendapatkan penghargaan yang sama pada saat di Surabaya.

 

Iffah Mufidati menuturkan bahwa semua ini diraih berkat kerjasama yang baik dari berbagai OPD. Semoga apa yang diraih dapat menjadi tambahan semangat untuk Kabupaten Kulon Progo ke depan, sehingga nilai-nilai yang belum optimal dapat dioptimalkan, syukur-syukur dapat sempurna semua. Harapan lainnya untuk indikator penilaian dapat ditambah lagi, bukan hanya dilihat dari APBN dan APBD tetapi lebih menyeluruh lagi sehingga yang dinilai bukan hanya peran pemerintah, namun peran publik menjadi sangat penting, hal ini dikarenakan masyarakat sangat kuat mendukung jalannya proses Hak Asasi Manusia.

 

Sedangkan Arif Sudarmanto, S.H. selaku Asda I bidang Pemerintahan dan KESRA menyampaikan bahwa apa yang sudah didapatkan harus kita pertahankan dan kita tingkatkan, penghargaan tersebut tidak diperoleh dengan berdiri sendiri namun adanya peran bersama dari berbagai OPD. Dengan diperolehnya penghargaan Kabupaten Peduli HAM hal tersebut kedepan akan di buat sekolah Ramah HAM. Kemarin sudah juga diadakan sosialisasi dengan guru-guru SD dan SMP hal ini dikarenakan SD dan SMP menjadi kewenangan Kabupaten. Semoga Kabupaten Kulon Progo dapat menjadi sampel nasional untuk sekolah Ramah HAM.