Theater Seni Budaya Kulon Progo

Pentas Theater Seni Tradisi sebuah kolaborasi kesenian tradisional modern binaan Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo, senin (27 /11/2017) Pendopo Dinas Pendidikan Unit II Terbah Wates mengangkat judul "TEMPUK DEMIT" garapan seniman seniwati Kabupaten Kulon progo yang mengisahkan dunia goib antara tuyul dan setan yang saling bermusuhan hanya karena perbedaan rambut dengan durasi 30 menit, dikisahkan rakyat bangsa setan rambut gondrong ada yang mencukur botak kepalanya hingga mirip bangsa tuyul, diusir dan dimusuhilah setan botak tersebut oleh teman-temanya karena dianggap murtad, terdengarlah kabar tersebut di bangsa tuyul karena tidak terima merasa terhina dari botaknya maka terjadilah perang hingga akhirnya setan dan tuyul binasa seluruhnya. Yang bisa diambil dari kisah tersebut bahwa manusia biarpun berbeda-beda sebaiknya bisa saling menghargai tidak perlu saling bermusuhan karena pada akhirnya akan sia-sia. Dalam acara tersebut disampaikan Sambutan Bupati Kulon Progo agar theater seni tradisi semakin dikembangkan untuk menambah potensi pariwisata terutama seni budaya, Theater Seni Tradisi agar menggambarkan kedaerahan mengangkat cerita daerah sendiri agar cerita rakyat daerah tidak hilang begitu saja, seni budaya sangat beragam menunjukkan kreatifitas yang tinggi pada kehidupan masyarakat, seni budaya sendiri harus digali dan dikembangkan untuk menangkal budaya asing, seni budaya supaya terus diperkenalkan kepada para wisatawan yang datang ke Kulon Progo agar terkenal di luar daerah maupun manca negara yang nantinya akan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat serta pendapatan daerah. Selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Ibu Rudiatin Kepala Seksi Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan Kulon Progo bahwa theater Seni Budaya sebagai upaya pembinaan generasi muda yang berbudaya dan berkarakter. Kelompok theater seni tradisi terdiri dari 40 pemain dari usia SD,SLTP, SLTA, Mahasiswa dan dewasa dan akan mengikuti Festival Budaya pada hari Rabu (29/11/2017) di Kampus ISI Yogyakarta.