RSUD NYI AGENG SERANG MENAMBAH DUA POLI SPESIALIS

RSUD NYI AGENG SERANG
MENAMBAH DUA POLI SPESIALIS


      Dalam rangka program kerja 100 hari Bupati Kulon Progo, Rumah Sakit Daerah Nyi Ageng Serang Kulon Progo menambah dua poli spesialis, yaitu poli spesialis jiwa dan poli spesialis mata. Dua poli baru ini menambah dua poli spesialis yang telah ada sebelumnya, yaitu poli spesialis penyakit dalam dan poli spesialis bedah. Dengan demikian maka saat ini RSUD Nyi Ageng Serang telah memiliki 4 poli spesialis. Launching dua poli spesialis mata dan spesialis jiwa dilaksanakan di RSUD setempat, Sabtu ( 29/7).
     Dengan adanya tambahan dua poli spesialis ini diharapkan dapat mengurangi beban kerja RSUD Wates, serta memudahkan warga Kulon Progo wilayah utara dan tengah untuk mendapatkan layanan poli spesialis yang lebih dekat. Menurut rencana Poli Spesialis mata akan buka pada setiap hari Selasa, ditangani dokter dr. Agung Nugroho, Sp M, putra daerah asal Sukoreno Sentolo.
    Dalam acara launching dua poli spesialis baru ini RSUD Nyi Ageng Serang bekerja sama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia ( Perdami) dan Yayasan Bhakti Yogyakarta (YBY) bertempat di RSUD Nyi Ageng Serang  menyelenggarakan Operasi Katarak, Pemeriksaan dan Pemberian kacamata gratis bagi anak sekolah, launching pelayanan langsung ke rumah terintegrasi, serta launching layanan informasi RSUD Nyi Ageng Serang online 24 jam.
     Kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata gratis bagi anak sekolah serta operasi katarak gratis ini mendapat sambutan yang besar dari masyarakat. Jumlah pendaftar untuk operasi katarak mencapai 213 orang, sedangkan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis mencapai 310 anak. Karena jumlah pendaftar sangat banyak, sedaangkan jumlaah tenaga terbatas, maka kegiataan terpaksa dilaksanakan dua hari, Sabtu dan Minggu.
     Untuk tindakan terhadap pasien katarak hari sabtu digunakan untuk screening, dengan hasil 52 orang perlu operasi, 5 orang dirujuk ke rumah sakit lain, dan 78 tidak lolos sreening. Sedangkan tindakan operasi terhadap 52 orang yang lolos screening dilaksanakan hari Ahad ( 30/7) dari pagi sampai malam.
     Sementara itu kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata gratis terhadap anak sekolah dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu. Hari pertama, Sabtu, (29/7) memeriksa 174 anak, dengan hasil 64 anak tidak ditemukan kelainan, 117 anak perlu di rujuk ke rumah sakit lain, dan yang mendapatkan kaca mata sejumlaah 93 anak. Hari kedua, Minggu,( 30/7), memeriksa 136 anak, dengan hasil 51 anak tidak ditemukaan kelainan, 17 anak perlu dirujuk ke rumah sakit lain, dan 68 anak perlu kacamata.