BANYAK SENGKETA DI DESA, KIP AKAN GELAR SOSIALISASI

 

Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Kulon Progo banyak yang telah disengketakan di Komisi Informasi Propinsi  (KIP) DIY. Sengketa Informasi ini semuanya terkait dengan permasalahan pertanahan, seperti yang terjadi di desa Kedungsari Pengasih, desa Bojong Panjatan dan desa Glagah Temon. Hal ini karena pemerintah desa selaku badan publik memang masih belum banyak mengetahui akan keberadaan UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Untuk itu dalam waktu dekat ini Komisi Informasi Propinsi DIY akan menyelenggarakan sosialisasi langsung kepada pemerintah desa beserta seluruh elemen di masing-masing desa.

                Demikian hasil kunjungan kerja anggota Komisioner KIP DIY di Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Kulon Progo, Jumat (3/3). Komisioner yang datang Warsono,SH dari Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, dan Suharnanik Listiana, S.Sos dari Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi. Sedangkan dari Kominfo Kulon Progo, Kadinas Kominfo Drs.R.Agus Santosa, MA, Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik R.Sigit Purnomo, SIP serta Kasie Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Heri Widada, SIP.

                "Untuk tahun 2016 sebenarnya telah dilakukan sosialisasi kepada 60 pemerintah desa se DIY di Aula Dinas Kominfo DIY, sedang sekarang akan langsung ke desa, ada tiga desa yang jadi sasaran, salah satunya adalah yang pernah bersengketa, lainnya monggo dipersilahkan,"pinta Nanik.

                Sedangkan Warsono berharap usai diadakan sosialisasi di desa, diharapkan pemahaman akan keterbukaan informasi terwujud dengan terbentuknya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di masing-masing pemerintah desa. Terlebih selama ini PPID Kabupaten Kulon Progo dalam perjalanan sudah bagus, bahkan selalu meraih prestasi.

                Sementara Kadinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo Agus Santosa menyambut baik dengan adanya rencana sosialisasi oleh KIP DIY kepada beberapa Pemdes di Kulon Progo. Dukungan Kominfo yang sebelumnya Bagian TI dan Humas kepada beberapa pemdes sudah dilakukan dengan membangun website desa yang berada di wilayah kecamatan Sentolo, Pengasih, Lendah dan Panjatan. Karena salah satu media yang tepat murah, cepat untuk menyampaikan informasi publik adalah melalui media website.