Sinergitas Antar Lembaga, Dukung Green Economy dan Gerakan APUPPT, PPATK Tanam Seribu Pohon Alpukat

Dikirim oleh mcharry pada 21 Desember 2022 10:03:02 dibaca 195 kali

Nanggulan - Green Economy suatu gagasan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan  dan kesetaraan sosial  masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan secara signifikan. Dalam perbedaan ekonomi hijau dibanding gagasan ekonomi lainnya adalah  penilaian langsung kepada modal alami dan jasa ekologis sebagai nilai ekonomi dan akuntansi biaya di mana biaya yang diwujudkan ke masyarakat dapat ditelusuri kembali dan dihitung sebagai kewajiban, kesatuan yang tidak membahayakan atau mengabaikan aset .

Dalam rangka mewujudkan ekonomi hijau, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) gelar penanaman seribu pohon Alpukat di Kalurahan Tanjungharjo, Nanggulan, Selasa (20/12/2022).

Aksi penanaman pohon guna memperingatai dua dekade Gerakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) 2002 – 2022, serta sebagai simbol perhatian khusus terhadap green economy yang sejalan dengan perhatian global yang mengarah kepada pemanfaatan lingkungan sebagai dasar ekonomi negara.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Utama PPATK Alberd Teddy Benhard Sianipar saat melakukan aksi tanam pohon. 

“Saat ini Indonesia sedang melakukan, ekonomi berbasis lingkungan. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam hutan laut dan isinya, ini yang menjadi incaran pelaku kejahatan lingkungan, guna mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka green economy, PPATK mengarahkan perhatiannya pada kejahatan dalam sektor penyalahgunaan atau ekploitasi lingkungan, itu ide awalnya," kata Albert.

Dijelaskan Albert, selain turut menjaga keharmonisan alam dan keberlangsungan lingkungan, kegiatan penanaman pohon yang sudah dilakukan diberbagai wilayah di Indonesia ini juga sebagai media sosialiasi, edukasi sekaligus literasi bagi masyarakat akan tindak kejahatan lingkungan yang menjadi perhatian khusus pemerintah. 

"Perlu kita pahami bahwa kekayaan alam, sumber daya alam kita saat ini bukan warisan nenek moyang, tapi adalah titipan yang harus kita jaga bersama kita kelola dengan arif dan bijaksana agar nanti bisa dinikmati oleh generasi anak cucu kita mendatang. Untuk itu PPATK bersama Bank BPD DIY, Pemerintah Porvinsi DIY, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama-sama masyarakat setempat melakukan penanaman seribu Alpukat di Kecamatan Nanggulan Kulon Progo," jelas Albert.

Selanjutnya Albert berharap masyarakat dapat mengawasi tanaman hingga dapat tumbuh dan mampu memberikan manfaat ekologis maupun manfaat ekonomi bagi masyarakat. Selain itu masyarakat juga ikut berpartisipasi aktif dalam pencegahan tindak kejahatan lingkungan, ikut mengawasi serta berani melaporkan jika menemukan indikasi tindakan tersebut dilingkunganya masing-masing. 

Sementara itu Pj. Bupati Kulon Progo Drs. Tri Saktiyana, M.Si mendukung kegiatan tersebut selain sebagai wujud pelestarian lingkungan namun juga sebagai kolaborasi dan sinergitas antar lembaga maupun instansi pemerintahan bersama masyarakat dalam pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme di Kabupaten Kulon Progo. 

"Ini merupakan usaha bersama, kita usahakan bersama, saya harapkan usaha dari gerakan APUPPT ini semakin erat semakin lintas sektoral, termasuk dari sisi pembiayaan-pembiayaan yang perlu kita tracking kita lalukan dan kita upayakan," kata Pj. Bupati. IKPS/Tin/hr

KULON PROGO CUACA

Statistik

Online Sekarang43
Unique Visitor Hari Ini618
Unique Visitor Bulan Ini63450
Hits Hari Ini2798
Hits Bulan Ini211183

Pengadaan Barang & Jasa

Pelayanan Informasi PPID Pembantu



GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS

Diskominfo KP - X

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo
Alamat: Jl. Tamtama, No.3 Wates, Kulon Progo 55611, Telp: Telp./ Fax (0274) 773272
Email: kominfo@kulonprogokab.go.id