Pengurus DPC Forum FPPI Kulon Progo Periode 2021- 2026 Resmi Dilantik

Kulon Progo – Bupati Kulon Progo diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs.Jazil Ambar Was’an menghadiri pelantikan kepengurusan DPC Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kabupaten Kulon Progo periode 2021-2026 di Aula Adikarta, Selasa (28/12/21).

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Prof.Ir. Wiendu Nuryati, M.Arch.Ph.D selaku Ketua DPD FPPI DIY didampingi Hj. Titik Priono selaku Wakil Ketua I Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi, Dewan Pertimbangan Cabang (DPC) FPPI Kulon Progo Dra.Hj.Sri Wahyu Widhati, pengurus DPD FPPI dan jajarannya, DPC Sleman dan anggota, Hj. Eliya Rohmawati, S.E Ketua DPC Bantul dan anggota, Forkopimda Kulon Progo, dan Ketua Perwakilan Organisasi Wanita se- Kabupaten Kulon Progo.

Dengan diadakannya acara tersebut, menandakan dimulainya masa kepengurusan Dewan Pertimbangan Cabang oleh Dra. Hj. Sri Wahyu Widhati dan Dewan Pakar Cabang Drs. Krissutanto FPPI Kabupaten Kulon Progo, DIY periode 2021-2026 yang baru, ditandai dengan penyematan pin secara simbolik oleh Prof.Ir. Wiendu Nuryati, M.Arch.Ph.D selaku ketua DPD FPPI DIY.

DPC FPPI Kabupaten Kulon Progo, DIY periode 2021-2026 yang baru akan dipimpin oleh Rismiyati, S.Sos, dengan beberapa bidang yang dilantik, Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi, Bidang Ekonomi Kerakyatan, Koperasi dan Kewirausahaan, Bidang Pendidikan Ketenagakerjaan, Pertanian, Perkebunan, Kelautan, Bidang Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat, Bidang Politik, Hukum dan HAM serta Bidang Sosial, Budaya dan Lingkungan Hidup.

Dalam sambutannya, Prof.Ir. Wiendu Nuryati, M.Arch.Ph.D selaku ketua DPD FPPI DIY menyampaikan pelantikan kepengurusan DPC FPPI Kabupaten Kulon Progo merupakan momentum penting bagi kebangkitan pemberdayaan perempuan di Kulon Progo dan sebagai kekuatan besar dalam pembangunan secara menyeluruh di Kulon Progo.

“ DPC FPPI kulon Progo akan menjadi ujung tombak penting didalam permasalahan ketidaksetaraan gender, dan menjadi tonggak penting dalam penuntasan kemiskinan, mempercepat pembangunan dan memperbarui kualitas yang lebih baik dari para generasi muda kita,” ujar Nuryati

Nuryati menambahkan, prestasi dari Kabupaten Kulon Progo banyak sekali, termasuk desa ramah perempuan dan peduli anak sudah ada 2 kalurahan di Kulon Progo, itu merupakan contoh dan bukti penting bahwa pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kulon Progo sudah di jalan yang tepat.

“ Selain itu, lebih dari 65% UMKM di Kulon Progo adalah dari perempuan-perempuan tangguh dan tidak sulit bagi FPPI Kulon Progo menjadi tulang punggung dan juga penggerak dari pembangunan dan penuntasan kemiskinan,” imbuh Nuryati

Sementara itu, Bupati Kulon Progo dalam sambutan arahannya yang diwakilkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs.Jazil Ambar Was’an menyampaikan, dengan hadirnya FPPI dan dilantiknya kepengurusan DPC FPPI Kulon Progo diharapkan akan menjadi salah satu media dan pondasi yang kuat serta mitra bagi Pemkab Kulon Progo dalam upaya pemberdayaan kaum perempuan di Kabupaten Kulon Progo disegala bidang.

“ Semoga dengan adanya DPC FPPI ini upaya pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak di kabupaten kulon progo semakin meningkat, memberikan kemanfaatan yang besar bagi masyarakat kabupaten kulon progo,” kata Sutedjo. MC.Kab Kulon Progo/Humas/Rani/Agesti