Diskominfo Kulon Progo Jadi Tuan Rumah Forum PPID se-DIY

Girimulyo – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Kulon Progo melaksanakan Rapat Koordinasi Forum PPID se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertempat di Kopi Ingkar Janji, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Selasa (23/11/2021).

Rapat diadakan sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi antar PPID Utama Kabupaten/Kota se-DIY sekaligus untuk mengevalusi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Publik Kabupaten/Kota se-DIY terkait Keterbukaan Informasi Publik.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Komisi Informatif Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (KID DIY), Komisioner KID DIY, dan PPID Utama Kabupaten/Kota se-DIY.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo, Drs. Rudiyanto menyampaikan sambutan sekaligus salam perpisahan karena setelah ini, Dinas Kominfo Kulon Progo akan dipimpin oleh Agung Kurniawan, S.IP., M. Si. Dalam sambutannya, Rudi mengatakan bahwa Dinas Kominfo Kulon Progo telah menjalin kolaborasi dengan KID DIY agar komitmen Dinas Kominfo KP menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang informatif dapat terwujud.

“Komitmen informatif memang sangat diperlukan. Jadi, monev sebagai sarana saja, karena prinsipnya adalah bagaimana layanan publik itu dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah, sehingga partisipasi dari masyarakat dapat lebih baik,” ujar Rudi.

Sementara itu Ketua KID DIY, Moh. Hasyim, SH., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Kulon Progo dan seluruh Kabupaten/Kota di DIY yang tahun ini mampu mencapai predikat informatif. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa terjadi peningkatan prestasi yang luar biasa pada kategori OPD Pemerintah Kabupaten/Kota, di mana pada tahun 2020 hanya terdapat 31 OPD predikat informatif, dan pada tahun 2021 ini mencapai 89 OPD.

Hasyim menambahkan, peringkat 3 besar pada kategori OPD Pemerintah Kabupaten/Kota se-DIY diborong oleh Kabupaten Kulon Progo, yaitu diraih berturut-turut oleh Dinas Kominfo Kulon Progo, Bapedda Kulon Progo, dan Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo.

“Sekali lagi, PR bagi kita, bagaimana kedepan bisa mempertahankan dan bahkan bisa meningkatkan jumlah OPD yang informatif. Harapannya, OPD yang belum informatif bisa menjadi informatif,” jelas Hasyim.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kominfo DIY yang diwakilkan oleh Kasi IKP Dinas Kominfo DIY, Drs. Junaidin. Sebagai PPID Utama Pemda DIY, beliau mengucapkan selamat kepada PPID Kabupaten/Kota se-DIY yang mampu meningkatkan jumlah OPD berpredikat informatif.

“Mudah-mudahan keberhasilan ini tetap bisa kita pertahankan. Dan tentunya di tahun-tahun yang akan datang, mari kita tingkatkan terus. Mudah-mudahan semuanya menjadi informatif,” harap Junaidin.

Pada sesi pemaparan materi, Moh. Hasyim menjelaskan bahwa monev merupakan sarana untuk bisa mengevaluasi kinerja dalam mengimplementasikan regulasi. Menurutnya, ketika badan publik sudah melaksanakan kewajiban sesuai regulasi yang berlaku, maka badan publik dapat meraih predikat informatif.

“Kami mengevaluasi berdasarkan pada regulasi peraturan perundangan-undangan, sehingga kami punya persepsi kalau [berpredikat] informatif berarti kewajiban sudah dilaksanakan," jelas Hasyim.

Moh. Hasyim menambahkan bahwa terdapat regulasi baru dari Komisi Informasi Pusat yaitu Peraturan Komisi Informasi No 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik. Menurutnya, hal tersebut menjadi pekerjaan baru bagi PPID untuk dapat mengkaji sekaligus mengimplementasikan regulasi baru tersebut.

“Karena salah satu perubahan yang cukup mendasar ialah kaitannya dengan informasi terkait pengadaan barang dan jasa. Itu menjadi informasi yang diumumkan secara berkala,” jelas Hasyim.

Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Ketua KID DIY, Ketua Tim Monev, dan PPID Utama Kabupaten/Kota se-DIY.

M. C Kab. Kulon Progo/humas/Fadia/Toni/tn