Musim Penghujan, Masyarakat Kulon Progo Diimbau Lebih Siap Siaga Akan Bencana Alam

Wates - Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kulon Progo menggelar konferensi pers dengan narasumber Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo, jumpa pers berlangsung di Balai Agung, Jumat (19/11/21). Kegiatan ini membahas antisipasi bencana yang terjadi di musim penghujan yang ada di Kulon Progo.

Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Joko Satyo Agus Nahrowi,S.T., M.T., mengimbau masyarakat Kulon Progo agar lebih siap siaga menghadapi musim hujan tahun ini.  Akan terjadi fenomena alam karena uap air dari Samudra Pasifik yang meningkatkan curah hujan dari normal 60 persen mencapai 85 persen.

"Imbauan ini khususnya agar  masyarakat Kulon Progo selalu update masalah cuaca dan saat ini sudah ada 56 persen Desa Tangguh Bencana di 75 Kalurahan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih waspada," ujarnya

Menurutnya, banyak pohon besar yang berada di tanah gembur dan mudah tumbang diminta dipangkas atau dipotong karena sudah banyak kasus-kasus pohon tumbang yang menimpa rumah khususnya di wilayah Panjatan yang banyak pohon kelapa.

Kemudian untuk masyarakat yang tinggal di lahan rawan tanah longsor ketika terjadi  hujan berjam-jam dan terus menerus agar mengungsi ditempat yang aman, dan jika melihat retakan tanah segera ditutup dengan tanah atau pasir supaya air tidak meresap.

Ketua Pelaksana BPBD Kulon Progo Joko Satyo Agus Nahrowi, S.T.,M.T., menambahkan BPBD memiliki aplikasi BLC yang siap melayani 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat ketika terjadi bencana dan jika sudah di lakukan Assessment ke lapangan.

"Masyarakat akan mempunyai data apakah perlu untuk ditindaklanjuti atau tidak" tegas Joko.

Untuk jajaran pemerintahan baik RT, RW, Dusun, Lurah, diminta segera menyampaikan laporan tertulis kepada bapak bupati jika nanti terjadi bencana alam di beberapa tempat dan perlu kegiatan yang membutuhkan surat keputusan dari Bupati serta Assessment dari BLC agar segera ditindaklanjuti. 

Selanjutnya, Drs. Rudiyatno, M.M., Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo menambahkan, Informasi yang penting ini bagi penyelenggara kegiatan menjadi masukan dalam menindaklanjuti bencana dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya antisipasif perlu dibahas secara efektif. 

 

M.C Kab. Kulon Progo/ Rani/Agesti/Fadia