Dinas Kominfo Turut Andil Dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Kulon Progo

Melalui pemanfaatan Sistem Informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo turut andil dalam program penanggulangan kemiskinan di Kulon Progo, sebagai tindaklanjutnya Diskominfo bersama Perkumpulan IDEA (Ide dan Analitika Indonesia) Yogyakarta menggelar Koordinasi Teknis Pemanfaatan Open Data Program Penanggulangan Kemiskinan yang berlangsung di Command Room Diskominfo Kabupaten Kulon Progo, Kamis (28/10/2021).

Haidar IDEA Yogyakarta menjelaskan IDEA adalah organisasi masyarakat sipil yang selama ini bekerja untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel untuk pemenuhan hak dasar warga.

Saat ini IDEA bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DIY, Pemkab Bantul dan Kulon Progo, dan empat pemerintah desa di kedua kabupaten tersebut sedang melaksanakan program Pemanfaatan Sistem Informasi Kemiskinan untuk Meningkatkan Kualitas Perencanaan-Penganggaran dan Pemantauan Program Penanggulangan Kemiskinan secara Partisipatif dan Akuntabel di DIY.

"Salah satu upaya untuk memberikan aksesibilitas informasi program penanggulangan kemiskinan kepada warga ialah dengan menyediakan akses informasi program-program penanggulangan kemiskinan. Caranya dengan implementasi keterbukaan data atau “open data”. Keterbukaan data harus bisa memberikan manfaat pada warga, dengan mudah diakses dengan regulasi yang jelas dan data mudah diolah dengan tujuan yang baik,"terang Haidar.

Ditambahkan Haidar pada bulan September IDEA bersama programmer sudah melakukan technical asistance yang pertama guna pemanfaatan open data program penanggulangan kemiskinan di Kalurahan. Dalam proses tersebut telah disampaikan fungsi dan cara kerja aplikasi open data.

"Untuk melanjutkan proses tersebut, IDEA melibatkan OPD terkait penanggulangan kemiskinan mensimulasi pengelolaan aplikasi open data pronangkis di tingkat Kabupaten Kulon Progo dan empat kalurahan serta mengidentifikasi masukan terkait penyempurnaan aplikasi,"imbuh Haidar.

Sementara itu Kepala Diskominfo Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, M.M,  menyampaikan Diskominfo sangat mendukung program tersebut bisa dioptimalkan agar dapat lebih memetakan program-program penanggulangan kemiskinan di Kulon Progo.

"Intinya kita mendukung program ini dijalankan, namun Diskominfo hanya sebatas hal-hal teknis aplikasi maupun juknisnya, namun terkait konten Pronangkis (Program Penanggulangan Kemiskinan) leadernya ada di Bappeda," kata Rudi.

Rudi berharap nantinya data-data Pronangkis di APBD Kulon Progo dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta tak lupa timbal baliknya yaitu bisa dikritisi masyarakat agar kedepan Pronangkis bisa lebih baik lagi.

 

MC kab.Kulon Progo/Tn