Puncak Acara Penghargaan PPID Award Kabupaten Kulon Progo Tahun 2021

PPID Award dilaksanakan di Aula Adikarta, Gedung Kaca, Pemkab Kulon Progo. Kamis (23/09/2021). Acara tahunan ini merupakan Monitoring dan Evaluasi (monev) yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Acara ini juga bertujuan untuk mengapresiasi dan memberikan motivasi kepada PPID Pembantu agar memberikan pelayanan yang terbaik terkait informasi publik.

Keterbukaan informasi menjadi hal yang sangat penting untuk mewujudkan Good Governance dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, partisipatif dan akuntabilitas.

Hal tersebut merupakan amanat Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Keterbukaan Informasi Publik dinilai menjadi faktor utama dalam Penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dan merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan badan publik lainnya, serta segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.

Penghargaan PPID dimaksudkan sebagai media bagi evaluasi kegiatan layanan informasi publik dan peningkatan kinerja pengelolaan informasi publik yang dilaksanakan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Kulon Progo.

Hal tersebut terungkap pada acara Puncak Penghargaan PPID Award tahun 2021, yang tidak hanya diikuti oleh 42 PPID Pembantu se-Kulon Progo, tetapi untuk tahun ini juga disertakan 12 PPID Desa/Kalurahan sebagai peserta yang ditunjuk dari masing-masing Kapanewon.

Menurut Ketua Penyelenggara PPID Award yang juga Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, M.M., agar penilaian Monev PPID lebih objektif Tim Penilai tidak hanya dari kalangan Pemerintah (Dinas Kominfo) tetapi juga melibatkan unsur Perguruan Tinggi, Komisi Informasi Masyarakat (KIM), Awak Media melalui paguyuban wartawan Kulon Progo, dan mahasiswa.

Rudiyatno juga menjelaskan, Pelaksanaan Monev Badan Publik tingkat Kulon Progo kali ini berbeda dengan Monitoring dan Evaluasi (monev) tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut adalah peserta monev PPID tahun ini tidak hanya diikuti oleh 42 (empat puluh dua) PPID Pembantu di Kabupaten Kulon Progo, akan tetapi juga diikuti 12 (dua belas) PPID Kalurahan yang ditunjuk oleh masing-masing Kapanewon.

"Monev PPID Kalurahan baru pertama kali dilaksanakan di Kulon Progo maupun di Daerah Istimewa Yogyakarta, hal ini dimaksudkan agar Kalurahan juga dapat mengoptimalkan pengelolaan informasi dan dokumentasi, "

Lebih jauh Rudiyatno, menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan ini, diantaranya adalah Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Bupati Kulon Progo No. 102 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Website Resmi Pemerintah Daerah, Peraturan Bupati Kulon Progo No. 85 Tahun 2012 tentang Pedoman Mekanisme Konsultasi Publik dan Pelayanan Informasi Publik Di Lingkungan Pemerintah Daerah, dan Keputusan Bupati Kulon Progo. Nomor 186/6/2017 tentang Pembentukan Tim Pengelola Informasi Dan Dokumentasi.

“Selaku penyelenggara kegiatan, kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu semuanya. Selain dimaksudkan sebagai media pemberian penghargaan kepada perangkat daerah yang telah bersungguh-sungguh melakukan pengelolaan informasi, pada forum ini juga kami maksudkan untuk bersama-sama meningkatkan komitmen untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pengelolaan informasi dan dokumentasi”, ujar Rudiyatno.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Daerah (KID) DIY, Agus Purwanto, S.KM., dalam sambutannya mengatakan, sebagai bentuk penghargaan, Kulon Progo merupakan salah satu pemerintahan ataupun PPID Utama dan juga PPID Pembantu yang belum pernah mendapatkan atau melakukan sengketa informasi di Komisi Informasi Daerah (KID). Hal ini merupakan indikator bahwa tidak ada masalah yang terjadi di Kulon Progo dalam hal sengketa informasi dan masyarakat sudah terlayani dengan baik dalam hal akses terhadap informasi.

“Harapan kami diimbangi juga dengan bukti nyata bahwa keterbukaan informasi atau pelayanan informasi publik yang ada di Kulon Progo ini memang benar-benar terjadi dan benar-benar masyarakat sudah mendapatkan kepuasan”, ujar Agus.

Agus menambahkan, kami sangat mengapresiasi kabupaten Kulon Progo, karena semua Badan Publik di Kulon Progo bisa mengikuti Monev Badan Publik tingkat Provinsi DIY.

"Hal ini menandakan bahwa Kulon Progo memiliki komitmen yang luar biasa terhadap pelayanan informasi publik," tegas Agus.

Wakil Ketua KID DIY ini juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, karena Kalurahan Karangsari masuk 10 (sepuluh) Desa/Kalurahan terbaik se Indonesia dalam lomba Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa tingkat nasional yang saat ini masih dalam proses menuju 3 (tiga) besar.

Pada kesempatan ini, Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo, juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam acara PPID Award 2021 ini. Tak lupa, Sutedjo juga mengucapkan selamat kepada para peraih penghargaan dan berharap semoga dengan penghargaan tersebut dapat memberikan motivasi untuk lebih maju dalam mengelola Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Kulon Progo.

"Kami juga mengapresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika, serta pihak terkait yang sudah menyelenggarakan acara ini dengan baik", ujar Sutedjo.

Lebih lanjut Sutedjo berharap, PPID Pembantu dan PPID Kalurahan bisa mengoptimalkan fungsi PPID sehingga tercipta pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.

Hasil Monev Badan Publik pada tahun ini, yaitu : untuk kriteria Setda/Setwan/ Badan/Dinas : peringkat I diraih Dinas Kominfo, peringkat II Bappeda, peringkat III Dinas Lingkungan Hidup, peringkat IV Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan peringkat IV diraih Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Untuk Kategori Kapanewon : peringkat I Kapanewon Kalibawang, peringkat II Kapanewon Nanggulan, peringkat III Kapanewon Pengasih, peringkat IV Kapanewon Sentolo, dan Peringkat V diraih Kapanewon Lendah.

Sementara itu, untuk kategori Kalurahan : peringkat I diraih Kalurahan Sendangsari, peringkat II Kalurahan Hargomulyo, peringkat III Kalurahan Banjararum, peringkat IV Kalurahan Wahyuharjo dan peringkat V diraih Kalurahan Giripurwo. MC.kab.kulon progo/humas/fajar/dewan