Visitasi PPID Pembantu dan PPID Desa/Kalurahan

Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Tim Juri melaksanakan visitasi ke 10 PPID Pembantu dan 5 PPID Desa/Kalurahan yang masuk dalam 15 besar PPID Award Kabupaten Kulon Progo Tahun 2021 pada Kamis sampai Jumat (16-17/9/2021)

PPID Award bertujuan untuk mengevaluasi, memotivasi dan memberikan penghargaan atas pelaksanaan kegiatan PPID Pembantu dan PPID Desa/Kalurahan dalam melakukan pengelolaan informasi dan dokumentasi sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Sepuluh PPID Pembantu dan lima PPID Desa/Kalurahan yang dikunjungi diambil berdasarkan nilai tertinggi dari penilaian konten website dan uji akses yang telah dilakukan sebelumnya dari masing-masing kategori oleh juri.

Adapun 15 PPID Pembantu yang dikunjungi dalam kategori Dinas/Badan adalah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pembangunan Daerah serta Dinas Komunikasi dan Informatika.

Untuk kategori Kapanewon, visitasi dilakukan di Kapanewon Lendah, Sentolo, Pengasih, Nanggulan, dan Kalibawang.

Terakhir, untuk kategori Kalurahan, visitasi dilakukan di Kalurahan Hargomulyo, Wahyuharjo, Sendangsari, Giripurwo, dan Banjararum.

Visitasi terbagi menjadi 2 tim, yang masing-masing tim terdiri dari unsur Dinas Kominfo serta unsur dari pihak luar, yaitu Unsur Akademisi/Dosen dari Universitas Negeri Yogyakarta Kampus Wates, Unsur Mahasiswa dari Universitas Teknologi Yogyakarta, Unsur Media dari Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK) dan unsur Masyarakat dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Kulon Progo.

Dalam tahapan penilaian visitasi yang mempunyai presentase bobot 25%, tim penilai menggunakan 20 kriteria dengan range bobot skor yang telah ditentukan sebelumnya. Yang kemudian nantinya digabungkan dengan penilaian website 65% dan Uji Akses 10 %.

Visitasi dilakukan dengan mengecek ruangan dari setiap PPID Pembantu dan PPID Desa/Kalurahan satu persatu dan mencari kelengkapan yang ada sesuai kriteria bersama-sama.

Pada kesempatan ini, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Dinas Kominfo, Heri Budisantosa yang juga merupakan salah satu juri mengatakan kegiatan PPID Award dilakukan secara bertahap dari bulan Juni, mulai dari pendampingan, kemudian puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2021.

“Secara keseluruhan untuk 42 OPD ada peningkatan dibanding tahun lalu dalam hal dokumen yang diupload di website masing-masing OPD dan sarana prasarana pendukung, namun untuk Desa/Kalurahan masih banyak dokumen yang belum diupload pada website PPID Desa/Kalurahan masing-masing, dan sarprasnya juga belum lengkap," ujar Heri Budi.

Heri Budi menambahkan, kemungkinan hal ini terjadi karena PPID Desa/Kalurahan memang baru pertama kali diikutkan ke PPID Award.

Sementara itu, Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS) Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, Bambang Susilo, berharap, baik itu PPID Pembantu maupun PPID Desa/Kalurahan dapat membuat ruang khusus yang dilengkapi sarana dan prasarana pendukung, sehingga selain kelengkapan dokumen dan informasi yang tersedia dalam website juga bukti-bukti fisik yang tersimpan dalam rak dokumen dengan rapi.

"Selain itu, perlu juga ditambahkan simbol-simbol keterbukaan informasi mulai dari alur permohonan informasi dan aduan serta banner lainnya sebagai pelengkap, bisa berupa spanduk, banner, leaflet, jalur evakuasi, titik kumpul dan fasilitas untuk disabilitas, " terang Bambang.

Menurut Bambang sebaiknya pelayanan umum dan pelayanan PPID bisa dipisah dan dibedakan. Sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik nomor 14 tahun 2008, kita harus mengumumkan, menyediakan dan melayani publik.

"Prinsip pelayanan informasi publik adalah, terbuka, mudah, murah dan efisien serta mudah terjangkau, " pungkas Bambang.

(Ns/IKPS/Kominfo)