Koperasi sebagai salah satu Penggerak Perekonomian Anggota KIM

Wates - Diskominfo Kulon Progo menggelar sosialisasi atau penyuluhan untuk kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Kulon Progo.

Kali ini tema yang diangkat adalah Koperasi sebagai salah satu Penggerak Perekonomian Anggota KIM.

Acara dihadiri 51 undangan dari anggota KIM se-Kulon Progo, yang dilaksanakan di Gedung Kaca atau Aula Adikarto Komplek Pemkab Kabupaten Kulon Progo, pada Senin (13/9).

Menurut Ketua Penyelenggara yang juga Kasi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, Ir. Heri Budisantosa, kegiatan ini sengaja digelar, dengan maksud untuk memberi motivasi dan wawasan serta pengetahuan tentang koperasi bagi KIM di Kabupaten Kulon Progo.

Heri Budi mengatakan saat ini sudah ada 35 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari Desa/Kalurahan di Kabupaten Kulon Progo.

" Target kita pada tahun ini, setiap Desa/Kalurahan memiliki KIM, sehingga setiap Pemerintah Kalurahan bisa bermitra dengan KIM dalam melaksanakan berbagai aspek pembangunan, khususnya dalam hal penyebarluasan informasi dan pemberdayaan masyarakat, " jelas Heri Budi.

Heri Budi juga menyampaikan bahwa dalam satu tahun ada 4 (empat) kali kegiatan yang didanai APBD untuk melaksanakan sosialisasi atau penyuluhan untuk KIM, dengan menampilkan narasumber dan materi yang berbeda-beda, mulai dari penulisan jurnalistik sampai dengan materi ekonomi, sosial, budaya, pertanian, perikanan, kesehatan, perdagangan, IPTEK, bisnis, dan UMKM.

"Untuk kali ini, materi tentang koperasi dipandang tepat, karena pada masa Pandemi ini KIM harus ulet, mandiri dan kreatif," ujar Heri Budi.

Pada kesempatan ini, Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik, Bambang Susilo, S.Si, M.Eng., mewakili Kepala Dinas Kominfo, menjelaskan, KIM harus mampu menangkap peluang-peluang bisnis untuk kemajuan dan kesejahteraan anggota KIM. Kita tahu, bahwa KIM terbentuk dari, untuk, dan oleh mereka, sehingga jangan hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah.

"Sebagai anggota KIM harus memiliki jiwa kewirausahaan untuk membangun ekonomi KIM itu sendiri dan bagi masyarakat pada umumnya," tegas Bambang.

Bambang menambahkan, sudah saatnya KIM di Kulon Progo sebagai Mitra Pemerintah di masing-masing Desa/Kalurahannya mampu berbuat positif untuk kemakmuran anggota dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Tentu dengan terus menyebarluaskan informasi yang bisa memotivasi kemajuan masyarakat dalam hal ekonomi dan usaha-usaha yang memiliki nilai tambah, dengan didukung fasilitas IT yang memadai," terang Bambang.

Tidak ketinggalan, Ketua Forum KIM Kulon Progo, Zazin Sulaiman, juga ikut berbicara di forum ini, bahwa sebagai generasi muda harus berani menjemput peluang, dari berbagai sudut kesempatan baik yang datang dari Pemerintah atau swasta.

"Sebagai anggota KIM harus kreatif jemput bola, tidak hanya bermitra dengan pemerintah, tapi harus berani melakukan terobosan dengan menggandeng perguruan tinggi, untuk bekerjasama dalam berbagai aspek usaha demi kemajuan KIM dan masyarakat pada umumnya," kata Zazin.

Namun demikian, menurut Zazin kita jangan lupa tugas pokoknya adalah ikut membantu pemerintah dalam hal penyebarluasan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas, dan ikut juga menangkal berita-berita tidak benar yang bisa menyesatkan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo, Dra. Sri Harmintarti, M.M., dalam paparannya, menyampaikan, Koperasi sebagai salah satu Penggerak Perekonomian sudah seyogyanya dikelola dengan baik yang pada akhirnya juga akan bermanfaat bagi anggota Koperasi itu sendiri.

" Untuk membentuk koperasi sesuai undang-undang perkoperasian, tidak harus melibatkan banyak orang, kalau dulu bisa 30 orang, tetapi untuk saat ini hanya dengan 9 orang sudah cukup. Saya rasa untuk KIM yang saya lihat banyak anggotanya ini akan mampu membentuk dan mengelola koperasi dengan baik, karena kalau dalam beberapa bulan koperasi tidak maju, aktif dan berkembang, bisa dibubarkan," jelas Harmintarti.

Akan tetapi, menurut Harmintarti, KIM yang beranggotakan dari berbagai kalangan dan organisasi memiliki kemapuan untuk membangun Koperasi dengan baik.

"Silahkan datang ke kantor untuk berkonsultasi bagaimana membentuk dan membangun koperasi dengan baik, mengingat waktu pada acara sosialisasi ini sangat terbatas," pungkas Harmintarti.

(IKPS/Kominfo)