Gladi Bersih Penyambutan Tim Penilai Apresiasi Desa Tingkat Nasional

Sehari sebelum dikunjungi Tim Apresiasi Desa Tingkat Nasional, kembali Dinas Kominfo mengadakan rapat persiapan bersama unsur terkait, Senin (6/9).

Rapat ini bertujuan untuk melengkapi dokumen dan sarana prasarana yang diperlukan serta pelaksanaan gladi bersih.

Hadir dalam acara ini,
KID DIY, Kominfo DIY, Kepala Dinas PMD Dalduk KB, Perwakilan dari Kapanewon Pengasih, Lurah dan Carik serta Pamong di Pendopo Kalurahan Karangsari.

Menurut Ketua KID DIY, H. Moh. Hasyim, SH, M.Hum., mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terutama Kalurahan Karangsari atas upaya yang telah dilakukan untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin dalam lomba ini.

Hasyim berharap agar dokumen yang tercantum dalam lampiran surat yang telah disampaikan dapat disiapkan betul, mulai dari Perdes terkait Keterbukaan Informasi Publik, Perkades terkait Keterbukaan Informasi Pelayanan Publik, dokumen terkait anggaran khusus pelayanan informasi publik dan seterusnya kemudian agar dokumen tersebut diupload di website Kalurahan Karangsari.

Lebih lanjut, Hasyim mengatakan, poin kedua yaitu terkait partisipasi dan akses yang meliputi 10 item, kelibatan masyarakat dalam menetapkan kebijakan peraturan, forum formal untuk mendengar aspirasi masyarakat desa, pengumuman dan pemutakhiran informasi publik melalui website, dan seterusnya. Kemudian yang terakhir adalah terkait inovasi.

“Inovasi terkait dua hal yaitu inovasi yang dilakukan desa serta inovasi terkait pelayanan informasi publik, bisa dimasukkan ke bahan presentasi. Mudah-mudahan nanti akan mendapatkan hasil yang terbaik. Harapannya Karangsari bisa menjadi percontohan untuk seluruh Kalurahan yang lain, tidak hanya di Kulon Progo tapi di DIY, ” jelas Hasyim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, M.M., yang ikut hadir dalam acara ini, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak, karena berkat bimbingan dari KID DIY, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Kalurahan Karangsari dan didampingi oleh Kominfo saat ini bisa masuk 10 besar.

“Hal ini harus kita syukuri. Karena nanti dampak berikutnya banyak berkahnya” ucap Rudiyatno.

Pada kesempatan ini, Rudiyatno juga menyampaikan, saat ini merupakan persiapan terakhir karena hari Selasa, tanggal 7 September sudah dikunjungi oleh Tim Penilai dari pusat.

Rudiyatno mohon kepada KID DIY untuk memberi masukan, yang nanti akan dipresentasikan oleh Pak Carik. Termasuk terkait dokumen-dokumen, karena dokumen itu menjadi bagian penting, bisa ditampilkan sekilas di paparan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan KB (PMD Dalduk dan KB) Drs. Ariadi, M.M., optimis Kalurahan Karangsari setidaknya masuk 3 besar Nasional. Masyarakat Karangsari termasuk Ariadi sudah betul-betul merasakan inovasi yang ada, seperti membuat internet di pedukuhan, kemudian ketika Kalurahan mau membuat keputusan khususnya terkait dengan APBDes, pemberdayaannya seperti apa, dan lain-lain, keterbukaan informasi ini betul-betul dirasakan.

“Sehingga kalau Karangsari ini masuk 10 besar Nasional menurut kami bukan karena kebetulan, tapi karena memang kinerjanya yang luar biasa, juga berkat bimbingan pak Hasyim dan jajarannya. Semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar sampai akhir dan mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Ariadi.

Pada akhir acara, anggota KID yang lain juga memberikan masukan terkait dengan kedalaman inovasi termasuk internet masuk desa, Lurah Sapa Warga, dan inovasi desa.

"Karena Inovasi memiliki bobot yang tinggi yaitu 60 persen sedangkan Partisipasi warga dan dokumen masing-masing 20 persen," pungkas Sri Surani salah satu komisioner KID DIY.

Ns/IKPS/KominfoKP