Sosialisasi Pembentukan KIM di Lingkungan Kalurahan Kabupaten Kulon Progo

Wates – Sosialisasi dilakukan dalam rangka mendorong pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di lingkungan Kalurahan di Kabupaten Kulon Progo.

Sebanyak 61 Kalurahan hadir dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Command Room Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, pada Senin (23/8/2021) secara daring.

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, M.M., Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS) Bambang Susilo, M.Eng., serta Ka.Sie. Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Kulon Progo, Ir. Heri Budi Santosa.

Selain itu, juga hadir Ketua Forum KIM Kabupaten Sleman, H. Soeripto sebagai narasumber yang memberikan arahan dan penyuluhan terkait pembentukan KIM.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, Drs. Rudiyatno, M.M., mengatakan, Pembentukan KIM di tingkat Kalurahan ini sebagai wadah untuk menampung segala informasi dan membantu publikasi agar masyarakat lebih sadar serta menghindari adanya kesenjangan informasi antar satu kalurahan dengan kalurahan lainnya.

“Saat ini Komisi Informasi Daerah (KID) mengawal tugas yang diberikan oleh pemerintah untuk mendorong Keterbukaan Informasi Publik di tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten, Kapanewon hingga Kalurahan. Hal ini dimaksudkan supaya akses informasi ke masyarakat lebih mudah, cepat, dan efektif serta transparan.

Sementara itu, Soeripto selaku narasumber menjelaskan, saya dapat informasi bahwa di Kabupaten Kulon Progo saat ini baru 50% kalurahan yang sudah membentuk KIM. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus untuk melaksanakan sosialisasi ini, sehingga diharapkan dapat memotivasi Kalurahan lain untuk segera membentuk KIM.

“Peraturan terkait KIM sudah ada, seperti Surat Keputusan Bupati Kabupaten Kulon Progo tentang Forum KIM, serta peraturan lain yang mendukung, sehingga sekarang bagaimana implementasinya. Kalau sudah terbentuk KIM diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan yg ada di masyarakat, di tingkat Kalurahan masing-masing. Selain fungsinya juga untuk meliput berbagai kegiatan di Kalurahan.” Imbuh Soeripto.

Pada paparannya, Soeripto, juga menyampaikan, KIM sebagai wahana informasi membutuhkan generasi muda yang mau bergerak melalui wadah KIM, karena KIM adalah lembaga layanan publik yang dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat. Dengan bantuan generasi muda, diharapkan KIM bisa lebih berwarna dan lebih mengutamakan keterbukaan pada publikasi informasi kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini, Kabid. Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS), Bambang Susilo, M.Eng., menegaskan, setiap Kalurahan hendaknya dapat mewujudkan pembentukan KIM ini, dengan harapan dapat membantu Pemerintah Kalurahan setempat dalam melakukan penyebarluasan informasi dan pemberdayaan masyarakat pada setiap bidang pembangunan.

"Diharapkan pada bulan ini setiap Kalurahan sudah dapat menyerahkan SK pembentukan KIM ke Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, sehingga nanti akan dikukuhkan secara bersama-sama," tegas Bambang.

Pada sesi dialog, Heri Budi Santosa selaku Moderator menambahkan, pembentukan KIM dinilai sangat penting karena fungsinya tidak saja membantu penyebarluasan informasi tetapi juga untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat di wilayah masing-masing. Saat ini di Kabupaten Kulon Progo sudah terbentuk 32 KIM yang awalnya hanya 11 KIM dan sudah bermitra dengan Pemerintah Kalurahan masing-masing.

"Bagi KIM yang sudah terbentuk diberi tambahan wawasan melalui Bimtek dengan materi yang sangat beragam seperti Penulisan Jurnalistik, Pembuatan Konten Website, dan juga bidang sosial ekonomi, teknologi serta kebencanaan," ujar Heri Budi.

Pada akhir acara, Heri Budi selaku moderator mengucapkan terimakasih kepada Kalurahan yang telah ikut berpartisipasi dalam acara zoom meeting ini, dan sudah merespon dengan baik.

Humas/IKPS