SP4N LAPOR! Menuju Respon Solusi Cepat dan Terpercaya 2024

Dalam rangka mewujudkan sistem pengelolaan pengaduan yang mampu memberikan respon solusi cepat serta terpercaya pada Tahun 2024, KemenpanRB mengadakan sosialisasi dan panduan penyusunan Rencana Aksi SP4N-LAPOR! pada Rabu-Kamis, 21-22 Juli 2021 pukul 09.00 WIB secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming di Kanal Youtube @LAPOR1708 .

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, Kepala Bidang IKPS, Kasie Pengelolaan Informasi Publik dan staf bersama-sama dengan Perwakilan dari Bagian Organisasi mengikuti sosialisasi SP4N-LAPOR! ini di Ruang Kalibiru, Kompleks Pemkab Kulon Progo.

Berdasarkan data pengelola, di tahun 2020 SP4N LAPOR! sudah digunakan secara luas oleh 1.145.944 pelapor dan 46.041 admin pengelola yang tersebar di 657 Instansi Pemerintah.Tercatat di tahun 2020, sebanyak 195.438 laporan masuk ke layanan aduan SP4N LAPOR!

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Sistem Informasi Pelayanan Publik KemenpanRB, Drs. Yanuar Ahmad,M.PA. menyampaikan, dalam rangka akselerasi pemanfaatan pengaduan masyarakat sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan publik maka dilaksanakanlah sosialisasi dan panduan Rencana Aksi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik.

Secara garis besar ada 3 alasan pentingnya pengelolaan pengaduan masyarakat. Pertama, hak masyarakat untuk mendapat pelayanan publik yang berkualitas, tidak diskriminatif dan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Kedua, pengaduan masyarakat merupakan kesempatan bagi instansi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Ketiga, sarana pengelolaan pengaduan memberikan pemerintah kesempatan untuk dapat memberikan penjelasan, jawaban dan klarifikasi yang layak atas keluhan dari masyarakat.

“Tidak semua ketidakpuasan terjadi disebabkan karena adanya kekhilafan atau pelanggaran standar pelayanan oleh penyelenggara, bisa jadi karena adanya kesenjangan informasi yang menyebabkan misskomunikasi antara pemberi dan penerima layanan. Sehingga pengelolaan pengaduan secara tidak langsung juga menjadi sarana pemerintah untuk memberikan penjelasan, edukasi, dan klarifikasi”, ujar Yanuar.

Kementerian PANRB dibantu oleh UI CSGAR pada tahun 2020 telah menyusun dan menetapkan Road Map Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional melalui Permenpan Nomor 46 Tahun 2020 yang ditargetkan pada tahun 2024 secara bersama-sama dapat mewujudkan sistem pengelolaan pengaduan yang mampu memberikan respon dan solusi cepat serta terpercaya.

“Output yang diharapkan dari kegiatan ini tentunya bukan hanya berupa bukti kehadiran ataupun kegiatan yang terlaksana, tetapi ada ilmu yang dapat diterima oleh para peserta untuk selanjutnya secara bertanggung jawab dapat mengimplementasikannya dengan penyusunan rencana aksi di instansi Bapak dan Ibu sekalian”, imbuh Yanuar.

Adapun narasumber pada sosialisasi tersebut dari KemenpanRB yakni Rosikin yang memaparkan Rencana Aksi tahun 2020-2024 dan Indra Setiawan yang memaparkan penyusunan Rencana Aksi SP4N-LAPOR!.

Pihak Panitia berharap, Rencana Aksi SP4N-LAPOR ini dapat segera ditindaklanjuti agar target pengguna Aplikasi aduan E-LAPOR sekitar 1,8 juta orang pada tahun 2024 dapat tercapai.

(Mn/IKPS/Kominfo)