Menuju Kulon Progo sebagai Smart City Berbasis Masyarakat Cerdas Digital

Wates – Kepala Dinas Komuikasi dan Informasi (Diskominfo) Kulon Perogo Drs. Rudiyatno, M.M., menjadi salah satu narasumber dalam acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital dengan tema “Menuju Kulon Progo sebagai Smartcity Berbasis Masyarakat Cerdas Digital” yang diselenggarakan oleh Siberkreasi.Jateng DIY. Kamis (15/7/2021) secara virtual melalui zoom meeting di Command Room Diskominfo Kulon Progo.

Kebijakan Smart City di Kabupaten Kulon Progo sudah dimulai pada 8 Mei 2018, rangkaian kegiatan Smart City merupakan rangkaian dari kebijakan pemerintah untuk menetapkan 100 kabupaten dalam kota masuk dalam program pembangunan Smart City.

Smart City tidak hanya diperuntukkan bagi pemerintah saja tetapi juga masyarakatnya harus juga cerdas sehingga program ini dapat terealisasi dengan lancar.

“Smartnya pada dimensi government smartnya pemerintah itu maknanya sangat rendah kalau hanya smartnya oleh penyelenggaranya saja, smartnya tidak hanya di bidang government tetapi kita semuanya smart, artinya penyelenggara pemerintahan kemudian warga masyarakatnya semuanya dalam keadaan smart” ucap Riyatno

Rudiyanto juga menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi Smart City sangat membantu efektifitas dari suatu fungsi, di aplikasi jendelaku terdapat layanan-layanan yang bisa diakses oleh masyarakat baik berupa layanan umum, informasi-informasi umum berisi website maupun kegiatan yang dilakukkan oleh pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Kementrian Kominfo, siberkreasi, serta bapak ibu perangkat daerah dan juga masyarakat Kulon Progo juga turut serta menjadi partisipan pada webinar ini.

Acara ini di pandu oleh Thommy Rumahrobo sebagai moderator serta menghadirkan beberapa narasumber seperti Venabella Arin presenter TV, Muhamaad Taufik Fasilitator Nasional, Eka Y Saputra Web Developer dan konsultan teknologi informasi, Bayuarga Damar Sungkowo.

Pada kesempata ini Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur dipercepat, ekonomi digital terus ditingkatkan, masyarakat disiapkan agar lebih cakap digital

“Inshallah pada akhir 2022, sejumlah 12.548 Desa, Kelurahan akan terjangkau signal 4G percepatan 10 tahun lebih maju dari rencana sebelumnya yang selesai pada tahun 2032, infrastruktur digital tidak berdiri sendiri jadi saat jaringan internet telah tersedia harus diikuti kesiapan-kesiapan pengguna internetnya manfaat positif internet dapat di optimalkan”, tutur Jokowi.

Inti dari webinar yang disampaikan dari beberapa narasumber adalah sebagai masyarakat yang cerdas harus bisa memilih dan menyaring informasi-informasi yang telah di dapapatkan terutama pada sosial media, kemudian tidak asal mengizinkan atau mengakes data yang kita miliki. IKPS/Humas/Dhiaz/Hary