Kominfo Terus Dorong Pembentukan KIM di Semua Kalurahan/Kelurahan

Wates -- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo melalui Seksi Pengelolaan Informasi Masyarakat (PIP) mengadakan Rapat Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan mengundang 11 Kapanewon,  pada Jumat (18/6/2021) di Ruang Rapat Tritis, Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulon Progo.

Menurut Kasie Pengelola Informasi Publik, Ir. Heri Budisantoso, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sejak 2014 secara bertahap sudah terbentuk 11 Kelompok yang berada di beberapa Kapanewon. Kemudian pada awal tahun 2021 ini ada penambahan KIM yang baru sebanyak 16 Kelompok dari beberapa Kapanewon.

“Oleh karena itu, maksud dan tujuan Rapat kali ini, agar Kapanewon ikut mendorong terbentuknya KIM di masing-masing Desa/Kalurahan yang ada di wilayahnya. Pada tahun ini kita targetkan semua Desa/Kalurahan sudah memiliki KIM. Dari 87 Desa/ Kalurahan saat ini baru terbentuk 27, berarti  masih ada 60 KIM yang belum terbentuk. Kami harapkan dari Kapanewon dapat mendorong masing-masing Desa/Kalurahannya untuk dapat membentuk KIM”, ujar Heri Budi.

Sementara itu, Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS), Bambang Susilo, S.Si., M.Eng., menuturkan KIM sangat fleksibel dan luwes, karena bisa dibentuk dari anggota ormas yang sudah aktif di Desa/Kalurahannya, seperti Karang Taruna, Kelompok Tani, Pokdarwis, PKK, dan lain sebagainya.

"KIM ini sebenarnya bisa dibentuk dari Kelompok Masyarakat yang sudah ada, dengan difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang sudah ada di kelompok tersebut. Selain itu, KIM juga bisa dibentuk dengan keanggotaan yang baru dari berbagai kalangan”, ujar Bambang.

Bambang juga menjelaskan, keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) pada intinya untuk membantu penyebarluasan informasi dan pemberdayaan masyarakat untuk membangun masyarakat yang cerdas dalam hal informasi publik. Diharapkan dari pihak Kapanewon dapat melakukan pendekatan dengan pihak Kalurahan terkait dengan daerah-daerah yang belum terbentuk KIM.

“Untuk saat ini yang terpenting dibentuk terlebih dulu, terkait dengan pembinaan, anggaran, pelaksanaan dan lain-lain akan kami diskusikan bersama selanjutnya, " jelas Bambang.

pembentukan KIM

Pada sesi dialog,  Heri Budisantosa menegaskan, meskipun pembentukan KIM ini sebenarnya tumbuh dari mereka, oleh mereka dan untuk mereka, kami selaku mitra dari unsur pemerintah wajib menyampaikan dan menyosialisasikan KIM ini. Untuk itu pihak Kapanewon agar segera berkoordinasi dengan Kalurahan masing-masing untuk membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan segera dapat mengirimkan SK Lurah tentang pengurus KIM di wilayahnya ke Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo.

Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sendiri sudah memiliki dasar hukum yang menaungi, diantaranya Peraturan Menteri Kominfo nomor 08/PER/M.KOMINFO/6/2010, tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial.

"Berdasarkan hal tersebut, Kabupaten Kulon Progo juga sudah memiliki Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Kulon Progo, yang berlandaskan SK Bupati, " pungkas Heri Budi.

(Mn/IKPS/Kominfo)