Rakor Kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Napza (P4GN)

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo menghadiri Rapat Koordinasi Kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Napza (P4GN) guna menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada tanggal 26 Juni mendatang.

Rapat ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat daerah serta perwakilan OPD se-Kabupaten Kulon Progo di ruang Rapat Bale Agung kompleks Pemkab Kulon Progo pada Kamis (17/06/2021)

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah mengkoordinasikan dan mensinergikan OPD se-Kabupaten Kulon Progo untuk melaksanakan program P4GN dalam hal kampanye serta penyebaran informasi.

Hal ini mengacu pada Peraturan Daerah (PERDA) DIY nomor 13 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif pada pasal 15 yang menyatakan bahwa setiap satuan kerja perangkat daerah berkewajiban mengadakan kampanye dan penyebaran informasi di dalam lingkungan kerjanya sendiri dan/atau kepada masyarakat sesuai dengan kewenangannya.

Adapun tema HANI tahun 2021 adalah “Perang Melawan Narkoba (War On Drugs) di Era Pandemi Covid 19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR)”.

Sementara untuk logo HANI tahun 2021 dapat diunduh melalui link https://bit.ly/logohani21

Pada kesempatan ini, Kepala Bagian Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan, Setda Kabupaten Kulon Progo, Heri Darmawan, M.M., saat membuka acara ini, mengatakan, peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada tahun ini diharapkan bisa didukung oleh semua OPD di Kabupaten Kulon Progo.

"Oleh karena itu, kami selaku penyelenggara mengadakan rapat koordinasi agar semua OPD dapat berperan aktif dalam Gerakan Anti Narkotika ini, dengan membuat kegiatan atau publikasi melalui media website atau medsos, IG, Twitter, YouTube dan media luar ruang berupa Baliho, Spanduk, Banner, dan mungkin video pendek di masing-masing OPD secara serentak," Ujar Heri Darmawan.

Sementara itu, Kasubag Pendidikan dan Kesehatan Bagian Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setda Kabupaten Kulon Progo, Agus Sudarmadi, SST, menambahkan, kampanye atau Gerakan Anti Narkoba ini bisa juga dilakukan pada saat Khutbah Jumat, dengan mengambil tema tentang bahaya Narkoba, yang akan dikoordinasikan dengan Kantor Kemenag Kabupaten Kulon Progo.

Pada sesi dialog, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Ir. Heri Budisantosa yang merupakan perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika, menyampaikan, ia akan melaksanakan kampanye maupun penyebaran informasi tentang Gerakan Anti Narkotika ini ke publik, karena memang ini menjadi salah satu tupoksi dari Dinas Komunikasi dan Informatika itu sendiri.

"Gerakan Anti Narkotika ini dapat kami sampaikan melalui Website Kulon Progo, dan Website, Medsos, IG, Twitter, YouTube Dinas Kominfo Kulon Progo, bisa juga membuat video tiktok yang diproduksi oleh pelajar, serta melalui media luar ruang seperti Baliho, dan jika memungkinkan diadakan Jumpa Pers. Kami juga mendukung adanya pembuatan video statment Bupati dan Wakil Bupati tentang himbauan untuk menjauhi Narkoba." Jelas Heri Budi.

“Disamping itu, pada tahun ini Kominfo pusat bekerjasama dengan Kominfo di daerah dan pihak ketiga juga sedang menyelenggarakan webinar tentang Literasi Digital selama 7 (tujuh) bulan ke depan. Mungkin momen ini bisa dimanfaatkan untuk kampanye anti Narkoba pada tanggal 26 Juni nanti, tentunya terlebih dahulu harus menghubungi koordinator wilayah terlebih dahulu.” terang Heri Budi.

Terkait dengan kampanye atau Gerakan Anti Narkoba ini, OPD lain yang hadir pada acara ini juga sangat mendukung dan pihaknya akan membuat spanduk, medsos, video pendek serta kegiatan lainnya, yang akan dipublish melalui website masing-masing OPD.

Pada akhir Dialog, Kabag. Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setda Kab. Kulon Progo, Heri Darmawan sangat mendukung sepenuhnya usulan yang disampaikan oleh masing-masing OPD tersebut. Heri Darmawan juga setuju bahwa untuk anak-anak jaman sekarang, video-video pendek seperti yang tersedia pada aplikasi tiktok merupakan media yang sering diakses dan menarik untuk ditonton.

Sebagai penutup, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kulon Progo, Jazil Ambar Was'an memberi pesan kepada seluruh OPD agar melaporkan segala tidak lanjut yang telah dilaksanakan terkait program ini, baik itu berupa foto, screenshoot, link, dan lain-lain agar kegiatan tersebut bisa diketahui, sehingga bisa sebagai bahan laporan ke tingkat provinsi.

(Ns/IKPS/Kominfo)