Tinjauan Langsung Tim Apresiasi Desa dari KID DIY ke Kalurahan Karangsari

Komisi Informasi Daerah (KID) DIY melaksanakan peninjauan guna mempersiapkan lomba Apresiasi Desa Tingkat Nasional di Kantor Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih pada Senin (31/5/2021). Tinjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KID DIY  Moh. Hasyim, S.H, M.Hum.

Kegiatan yang digagas oleh Kementerian Desa dan Kementerian Kominfo beserta Komisi Informasi Pusat tersebut merupakan kali pertama dilaksanakan baik ditingkat Pusat maupun Daerah.

Ketua KID DIY, Moh.Hasyim menyampaikan bahwa ada 2 (dua) Kalurahan/Desa yang terpilih untuk ditinjau langsung yaitu masing-masing di Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Kulon Progo.

“Setelah kami rapatkan oleh Tim, ada yang bisa dinilai hanya melalui berkas yang dikirim, ada yang harus ditinjau langsung ke lokasi. Dua daerah yang kami lakukan peninjauan langsung yakni Gunungkidul dan Kulon Progo,” ujarnya.

Hasyim juga menambahkan jika nantinya lolos ke tahap 8 besar tingkat Nasional, akan dilakukan kunjungan langsung oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) pada bulan Agustus mendatang.

“Jika masuk kedalam 8 besar penilaian pusat, akan dilaksanakan kunjungan secara langsung oleh Komisi Informasi Pusat pada bulan Agustus”, jelasnya.

Sementara itu, Sri Surani selaku Tim juri yang lain menyatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilengkapi oleh Kalurahan Karangsari diantaranya kelengkapan dokumen di website desa.

tinjauan karangsariGambar 1. Tinjauan ke kalurahan Karangsari

“Beberapa dokumen yang perlu dilengkapi untuk diupload di website Desa antara lain Profil Desa, Laporan Keuangan, Dokumen Anggaran, serta Alokasi Dana Desa,” kata Rani.

Rani juga menyampaikan bahwa inovasi yang disuguhkan oleh Desa/Kalurahan Karangsari masih secara umum. “Untuk inovasi Desa/Kalurahan Karangsari masih secara umum, perlu diperjelas antara inovasi desa dan inovasi informasi publik,”pungkasnya.

Sugeng Riyanto selaku admin medsos Desa Karangsari memberikan tanggapan terkait inovasi umum yang sudah dilakukan oleh Desa/Kalurahan Karangsari salah satunya yakni pembangunan jaringan internet Desa dengan jumlah Hotspot hingga saat ini sudah mencapai 28 titik.

“Kami sudah membangun jaringan sebanyak 28 titik Hotspot di Desa/Kalurahan Karangsari. Hal ini juga untuk mendukung Keterbukaan Informasi Publik. Ternyata pembangunan jaringan tersebut juga berdampak besar dimasa Pandemi Covid-19 ini”, ujar Sugeng.

Sugeng menambahkan, Desa/Kalurahan Karangsari memiliki grup chat sendiri bagi masyarakat Desa karangsari dan layanan Lurah Sapa Warga, sehingga masyarakat bisa langsung berdialog dengan Lurah Karangsari melalui Whatsapp.

Sri Surani berharap  Desa/Kalurahan Karangsari menjadi pioneer bagi desa-desa lain di Kabupaten Kulon Progo untuk bersama-sama melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Kulon Progo.

tinjauan karangsariGambar 2. Tinjauan ruang pelayanan

Usai berdiskusi dengan unsur terkait, Tim juga menyempatkan diri melihat langsung Ruang Pelayanan Publik Desa/Kalurahan Karangsari.

Tim berharap Desa/Kalurahan bisa segera melengkapi point-point yang dirasa masih kurang, agar dapat menjadi pertimbangan Tim tingkat Provinsi.

Pada kesempatan ini, Tim tertarik dengan Aplikasi yang diberi nama Lurah Sapa Warga di masa Pandemi, karena warga bisa tanya terkait dengan aduan dan informasi secara on line pada website Kalurahan dan pada setiap waktu selama 24 jam akan dijawab atau ditindaklanjuti oleh pak Lurah.

Hadir juga dalam kunjungan Tim Apresiasi Desa ini, yaitu : utusan Kapanewon Pengasih, Dinas PMD Dalduk KB, dan Bag. Pemerintahan Setda Kabupaten Kulon Progo.

(Mn/Tiara/IKPS)